Tag Archives: pressing

Pressing atau Pengepresan

12 Apr

image

Brondolan lanjut dipindahkan dari stasiun pemipilan (threshing) ke stasiun pengepresan (pressing). Dari fruit elevator atau mass passing digester, brondolan buah masuk ke top cross conveyor.

Top Cross Conveyor
Merupakan konveyor yang menghubungkan kedua top distributing conveyor, digerakkan oleh electromotor. Prosedur yang disarankan dalam pengoperasiannya :
Sebelum proses
1.  Bersihkan pondasi motor gearbox dan periksa baut-baut, pastikan baut terikat kuat
2.  Bersihkan material / benda yang tersangkut pada hanger bearing dan shaft agar dibuang tiap hari. Pastikan terpasang cover coupling, cover motor dan cover conveyor.
Sedang proses
1.  Pastikan langkah-langkah start dengan menerapkan “first on last off system”.
2.  Selama operasi amati getaran yang timbul dan periksa  timbulnya panas pada bearing.
3.  Pastikan tutup-tutup conveyor terpasang pada saat beroperasi.
4.  Amati Ampere beban motor ( bila ada dipasang amperemeter ), bila ditemui jarum amper motor bergerak tidak stabil menunjukkan ada sesuatu yang menjepit daun-daun conveyor atau kondisi bearing yang kurang baik.
5.  Beri umpan sesuai kapasitas dan continue.
Setelah proses
1.  Pada saat akan menghentikan conveyor, pastikan conveyor dalam keadaan kosong.
2.  Off-kan alat jika proses telah selesai, menghentikan alat lakukan dengan “first on last off system”.  
3.  Catat hour meter stop proses pada log sheet ( bila ada terpasang hour meter).
4.  Lakukan pembersihan conveyor-conveyor setiap minggu.
5.  Simpan kembali alat kerja dan alat pelindungdiri pada tempatnya dengan rapi.

Top Distributing Conveyor
Adalah konveyor yang berfungsi unutk membagi brondolan buah ke tiap-tiap digester. Konveyor ini digerakkan oleh electromotor.

Digester
Fungsi dari digester adalah :
a) melepaskan daging buah dari nut.
b) melumatkan buah agar efisein dalam proses pengempaannya.
c) menaikkan temperatur buah.
d) melepaskan sel-sel minyak dari sel daging buah.
e) mengalirkan sebagian minyak yang terbentuk di digester (virgin oil) sehingga mengurangi volume pengempaan. Penggeraknya adalah electromotor. Digester merupakan sebuah tabung silinder vertical yang pada asnya dipasang pisau-pisau pengaduk. Suhu harus dijaga pada 90-95C. Hal-hal yang perlu diperhatikan adalah :
Sebelum Proses
1. Diteliti apakah ada uap atau minyak yang bocor.
2. Digester dijalankan satu persatu.
3. Valve steam dibuka.
4. Digester diisi penuh, minimal tiga per empat penuh.
5. Parit digester jangan sampai tersumbat.
6. Temperatur digester harus dijaga konstan 90-95C.
7. Pipa minyak dari bottom bearing harus tetap bersih ager minyak lancar mengalir ke oil gutter.
Saat Proses
1.  Tutup pintu outlet, dan isi dengan brondolan sampai penuh dan pertahankan kurang lebih 5 menit.
2.  Buka pintu outlet.
3.  Pastikan temperatur digester tetap dalam range 90°C – 95°C.
4.  Pastikan isi digester dipertahankan minimal tiga per empat dari kapasitas penuh.
5.  Drain harus tetap lancar mengalir.
Setelah Proses
1.  Digester dihentikan setelah digester betul-betul kosong.
2.  Off-kan alat jika proses telah selesai, menghentikan alat lakukan dengan “first on last off system”.
3.  Pembersihan dan pemeriksaan menyeluruh dilakukan setiap Minggu.
4.  Simpan kembali alat kerja dan alat perlindung diri pada tempatnya.
Yang perlu diperhatikan pada pengoperasian digester adalah diusahakan agar buah tidak terlalu lumat dan diusahakan agar buah dapat homogen.

Baca lebih lanjut

Iklan
%d blogger menyukai ini: