Tag Archives: kuliner

Soto Kikil

6 Agu
image

Depot Soto Kikil

Hari yang terik, sebuah siang yang panas aku berjalan lagi ke Grogot bersama 2 orang kolega. Untuk makan siang kami singgah ke warung soto kikil. Berlokasi di pinggir jalan samping kantor bupati/DPRD, tidak jauh dari bank Mandiri dan swalayan Indomaret. Gerainya sederhana, sebuah rumah papan bercat hijau muda. Etalase depot ditaruh di depan sehingga jelas terlihat bagi pengunjung. Bertuliskan “soto kikil dan ayam” sebagai menu utama. Konon cerita dari rekan-rekan yang pernah berkunjung ke warung tersebut soto kikil merupakan menu istimewa, enak banget katanya. Kami memesan 3 porsi soto kikil pakai nasi. Tidak pakai lama datanglah semangkuk soto kikil panas. Sesendok kuah aku sruput untuk merasakan citarasanya. Hmm..segar dan nikmat, terasa sekali citarasa soto. Lantas ditambahi perasan seiris jeruk purut dan secolek sambal dan kecap manis. Kecambah pun mengambil sendiri sesuai selera dari mangkuk di meja. Nyaman bujur, tapi menurutku tidak selaras dengan judulnya sebagai soto kikil. Irisan daging kulit kikil memang ada tapi lebih dominan jeroan. Dalam pikiranku kikil merupakan kulit kaki kambing atau sapi, memiliki citarasa khas yang kenyal dan gurih. Warung soto ini cukup ramai bahkan sejumlah pelanggan mengenakan baju seragam PNS pemda. Penjualnya seorang pria paruh baya, sangat ramah dan supel dalam melayani pelanggan.

image

Soto Kikil

Iklan

Angsle, Bubur Campursari Khas Jawa Timur

4 Agu
image

Angsle K5 Tepian Kandilo

Di tepian sungai Kandilo, Tanahgrogot, banyak sekali penjual kaki lima berjualan berbagai jenis makanan di malam hari. Bahkan kini bertambah ramai dengan penjual batu akik. Suatu malam Minggu, aku mengantar anak-anak ke taman bermain tepian Kandilo untuk beli kembang api. Ada gerai kaki lima yang membetot perhatianku, tampaknya baru, makanan angsle. Sebuah jenis bubur ketan dan kacang hijau dicampur dengan beberapa jenis isian. seperti roti tawar, butiran mutiara sagu, dengan adonan santan kelapa yg encer dan aroma jahe. Disajikan hangat di dalaam wadah mangkuk,teringat ronde jadinya. Angsle merupakan makanan khas Jawa Timur, banyak dijual di daerah eks Karesidenan Kediri seperti Blitar, Trenggalek, dan Tulungagung. Dulu sewaktu masih di kampung halaman masih jarang bertemu penjual angsle. Begitu berjumpa di Tanahgrogot, langsung deh aku samperin makan seporsi. Rasanya asli angsle, dengan tektur dominan ketan putih, ketan hitam, kacang hijau, dan aroma jahe. Top markotop, recomended. Namun menurutku citarasa jahe masih kurang kuat, perlu dinaikkan sedikit. Makann semangkuk langsung kenyang, seporsi banyak betul isinya. Makan angsle sambil bernostalgia, mengingaat-ingat masa lalu…

image

Angsle

Bakso Bakar Khas Malang “BK”

26 Jul
image

Gerai Bakso BK

Setelah berkeliling Pangkalan Bun lagi ternyata ada satu gerai bakso bakar khas Malang. Lokasinya di Jalan HM Rafii dekat bundaran Pancasila. Tapi agak jauh dikit dari bundaran Pancasila makanya aku tidak tahu di situ ada bakso bakar. Tahunya saat hendak mentraktir mas Yud dan Gatot makan bakso Malang katanya ada bakso bakar di dekat bundaran Pancasila. Begitu tiba memang betul bakso bakar Malang dengan banner terpampang tagline “Bakso Bakar Khas Malang, Mie Ayam dan Mie Pangsit”. Waduh-waduh ini yang saya cari-cari selama saya ada di Kalimantan. Kuliner khas di mana aku berasal yang sejak kecil sering diajak ortu menyantap mie pangsit yang banyak bertebaran di tenda-tenda kaki lima halaman pasar Bunul. Terakhir makan tiga tahun lalu di pasar Besar Malang bersama kakak. Tapi kali ini aku memesan bakso bakar untuk membandingkan citarasa dengan bakso bakar lain yang ada di Pangkalan Bun, depan kantor kelurahan Madurejo.

image

Bakso Bakar

Wadah pembakaran diletakkan di depan, berdampingan dengan etalase kaca berbahan bakar arang kayu. Sangat jelas bagi pengunjung bahwa gerai ini menyajikan menu bakso bakar. Cara membakarnya juga khas seperti membakar sate. Tidak lama kemudian pramusaji datang menghidangkan menu pesanan 3 porsi bakso bakar. Ada perbedaan dengan bakso bakar sebelumnya. Kali ini yang dibakar adalah sebuah bakso rudal ditemanin sebiji bakso halus disajikan dalam mangkuk yang berisi sambal kacang. Mangkuk kuah bakso berisi tahu, pangsit rebus, dan dua gorengan. Langsung deh aku comot secuil dari bakso granat dengan dicelupkan ke bumbu kacang, maknyus betul. Benar-benar terasa sebagai bakso bakar dengan citarasa yang khas. Recommended, paling top markotop sebagai bakso bakar di Pangkalan Bun. Sambil mengunyah bakso dengan aneka isinya di mangkuk kuah, sangat kaya rasa. Tak heran pengunjungnya bejibun. Bahkan esok sorenya aku berkunjung untuk mencicipi mie pangsit ternyata sudah tutup. Bagaimana pendapat anda.

image

Menu Bakso dan Mie

Bakso dan Mie Ayam “Pondok Arema”

24 Jul
image

Pondok Arema

Ronde kedua pengujian kuliner dengan tema Bakso Malang jatuh ke pilihan depot bakso Malang dan mie ayam “Pondok Arema”. Gerai ini tergolong gres juga karena baru lihat kali ini. Tempo hari belum ada sewaktu keliling kota Pangkalan Bun. Berlokasi di Jalan Diponegoro dekat Mapolres dengan tagline “Depot Bakso dan Mie Ayam Pondok Arema”.

image

Bakso dan Mie Ayam Pondok Arema

Berkunjung sewaktu maghrib sekaligus buka puasa terakhir, aku memesan mie ayam sedangkan keluarga order bakso Malang. Tidak ada menu bakso bakar namun etalase saji di depan menghidangkan pangsit goreng, ciri khas bakso Malang. Pramusaji dengan cekatan mengantarkan pesanan makanan.

image

Mie Ayam

Mie ayam komplit dengan bakso halus, bakso rudal, telor rebus, dan pangsit goreng. Kuahnya terasa nikmat dan berbeda dengan mie ayam umumnya. Terasa sekali citarasa mie Malang atau cwie mie alias mie pangsit. Teringat kegemaranku menyantap cwie mie sewaktu kecil di Malang, pasar Bunul. Baksonya juga mantap, terasa banget daging sapinya. Bakso granat pas kadar uratnya, baik sewaktu dipotong dengan sendok maupun saat digigit. Ditambah kriuknya pangsit goreng, puas banget. Tidak heran gerai bakso ini laris sekali, kemarin malam aku samperin,begitu tiba dibilangin sudah mau tutup karena sudah habis.

image

Bakso Malang

Menu bakso aku cicipi juga,  kuahnya terasa segar dan mantap. Semangkuk bakso Malang sudah komplet dengan pangsit goreng dan pangsit rebus. Bisa ditambahi dengan bakso granat dan telur rebus. Citarasanya benar-benar menunjukkan cirikhas sebagai bakso Malang. Recommended bro..

image

Pondok Bakso Handarbeni Arema

Esok hari ada juga aku mencoba bakso Malang di kampung Baru Jalan Sukma Aryaningrat karena penasarn dengan tagline”spesial bakso kotak”. Sayang bakso kotak sudah habis, diganti bakso rudal. Tapi ini tidak recommended karena tidak cocok dengan lidahku. Meskipun demikian, gerai tersebut sangat ramai pengunjung. Terserah pembaca jika ingin kesana. Selamat mencoba.

Sop Buntut Soto Kwali Mantep

17 Jul
image

Sop Buntut

Kembali pulang ke Pangkalan Bun berarti pula kembali mencicipi sup buntut, salah satu menu andalan warung ” Soto Kwali Mantep”. Sebenarnya ada dua menu andalan dari warung ini yakni soto kwali dan sop buntut. Keduanya sangat lezat menurut lidahku, segar dan sangat terasa sumsum tulang sapi. Aku sendiri sudah sering nyamperin warung tersebut mulai dari awal buka hingga sekarang. Konsep dan citarasanya sangat pas sehingga menciptakan diferensisasi yang nyata dengan rumah makan lainnya yang bergenre sama. Ditambahi cemilan lauk yang atraktif seperti tempe tahu, perkedel, sate paru, dan lain-lain. Perkembangan pangsa pasar melaju dengan cepat, sangat sukses. Bahkan boleh dikata mengalahkan pemain lama yang populer sop buntut di dekat DPRD. Kesimpulannya soto kwali dan sop buntut gerai “soto kwali Mantep” sangat laku keras digemari para pelanggannya.Tinggal menjaga kualitas pelayanan pelanggan dan mempertahankan kualitas citarasa, sangat orisinil. Bagaimana pendapat anda.

image

Sop Buntut

%d blogger menyukai ini: