Tag Archives: korupsi

Songkok dan Jas Pejabat

19 Mei

Pejabat-pejabat tinggi negara, mulai dari presiden hingga pak camat tak jarang terlihat dalam acara resmi mengenakan jas dengan kepala memakai kopyah atau songkok. Terlebih ketikq ada acara pelantikan jabatan. Suatu kebiasaan khas birokrat Indonesia, setelan jas dipadukan songkok. Mirip dengan pejabat bangsa Iran yang mengenakan jas tanpa dasi dengan kemeja berupa baju taqwa. Tentu maknanya berbeda sesuai dengan akar budaya masing-masing negara. Apa maksud kopyah di atas kepala pejabat negara yang mengenakan setelan jas?
Menurut Clifford Geertz, sosiolog Amerika Serikat yang mengamati budaya Jawa, masyarakat Jawa secara umum terbagi dalam tiga golongan yakni priyayi, santri, dan abangan. Golongan terbesar tentu saja abangan dan santri dalam masyarakat Jawa. Kedua golongan ini sebagai mainstream memiliki kebiasaan sebagai orang lazim mengenakan songkok atau kopyah. Terlebih yang dipengaruhi ormas agama Islam terbesar yang lebih lama hadir di Jawa, Nahdlatul Ulama. Kelompok ini memiliki sejarah perjuangan panjang dalam melawan penjajahan kolonial Belanda secara non-kooperatif, mandiri dan tidak memiliki hubungan dengan pemerintahan kolonial dan kuat
Baca lebih lanjut

Iklan

Syahwat Koruptor

19 Mei

Korupsi tidak ada habis-habisnya di bumi Indonesia. Tidak mengenal kasta dan susila. Dari presiden republik indonesia soeharto (meski belum pernah diputuskan di pengadilan) hingga presiden partai politik. Dari golongan nasionalis sekuler hingga kaum yang mengklaim dirinya islamis religius. Korupsi adalah bahaya laten bangsa indonesia. Musuh terbesar yang ada di dalam diri sendiri, bukan musuh yang berasal dari luar seperi komunisme maupun kapitalisme. Melawan korupsi berarti melawan diri sendiri, berjihad menundukkan nafsu yang berasal dari dalam tubuh itu sendiri. Korupsi termasuk di dalam jargon paling populer di era reformasi, korupsi-kolusi-nepotisme. Jargon yang yang mengakhiri hegemoni Orde Baru Soeharto sebagaimana jargon tritura yang meruntuhkan hegemoni Orde Lama Soekarno.
Ada satu kisah yang seharusnya bisa menjadi hikmah bagi koruptor-koruptor tengik sekaligus pelajaran bagi kita semua dari imam Ahmad bin Hanbal (164H-241H). Beliau adalah salah satu ulama terkemuka yang mendekam selama 2 tahun 4 bulan di penjara akibat keteguhan prinsipnya. Suatu hari, sang imam bertemu dengan seorang wanita sederhana yang dikira hendak meminta sedekah. Ternyata wanita tersebut mengadukan sebuah perkara kepada imam ahmad.

Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: