Tag Archives: cwie mie

Bakso Bakar Khas Malang “BK”

26 Jul
image

Gerai Bakso BK

Setelah berkeliling Pangkalan Bun lagi ternyata ada satu gerai bakso bakar khas Malang. Lokasinya di Jalan HM Rafii dekat bundaran Pancasila. Tapi agak jauh dikit dari bundaran Pancasila makanya aku tidak tahu di situ ada bakso bakar. Tahunya saat hendak mentraktir mas Yud dan Gatot makan bakso Malang katanya ada bakso bakar di dekat bundaran Pancasila. Begitu tiba memang betul bakso bakar Malang dengan banner terpampang tagline “Bakso Bakar Khas Malang, Mie Ayam dan Mie Pangsit”. Waduh-waduh ini yang saya cari-cari selama saya ada di Kalimantan. Kuliner khas di mana aku berasal yang sejak kecil sering diajak ortu menyantap mie pangsit yang banyak bertebaran di tenda-tenda kaki lima halaman pasar Bunul. Terakhir makan tiga tahun lalu di pasar Besar Malang bersama kakak. Tapi kali ini aku memesan bakso bakar untuk membandingkan citarasa dengan bakso bakar lain yang ada di Pangkalan Bun, depan kantor kelurahan Madurejo.

image

Bakso Bakar

Wadah pembakaran diletakkan di depan, berdampingan dengan etalase kaca berbahan bakar arang kayu. Sangat jelas bagi pengunjung bahwa gerai ini menyajikan menu bakso bakar. Cara membakarnya juga khas seperti membakar sate. Tidak lama kemudian pramusaji datang menghidangkan menu pesanan 3 porsi bakso bakar. Ada perbedaan dengan bakso bakar sebelumnya. Kali ini yang dibakar adalah sebuah bakso rudal ditemanin sebiji bakso halus disajikan dalam mangkuk yang berisi sambal kacang. Mangkuk kuah bakso berisi tahu, pangsit rebus, dan dua gorengan. Langsung deh aku comot secuil dari bakso granat dengan dicelupkan ke bumbu kacang, maknyus betul. Benar-benar terasa sebagai bakso bakar dengan citarasa yang khas. Recommended, paling top markotop sebagai bakso bakar di Pangkalan Bun. Sambil mengunyah bakso dengan aneka isinya di mangkuk kuah, sangat kaya rasa. Tak heran pengunjungnya bejibun. Bahkan esok sorenya aku berkunjung untuk mencicipi mie pangsit ternyata sudah tutup. Bagaimana pendapat anda.

image

Menu Bakso dan Mie

Iklan

Pengamen di Warung Bakso Sapi

22 Mar

image

Seorang pengamen dengan gitar akustik dan gaya fangki. Duduk di kursi berkaki tinggi di samping pintu masuk. Setia melantunkan lagu-lagu Iwan Fals yang memang dari sononya sudah pas diiringi petikan gitar akustik. Suaranya cukup merdu mengisi suasana warung bakso di bilangan Jalan Sudirman, Balikpapan. Model mengamen yang unik, tidak berpindah-pindah tempat, setia dengan lokasi warung ini (bombastis), tidak mengedarkan kotak amal, hanya duduk sambil bernyanyi terus. Pelanggan warung yang keluar kadang memberikan tips kepada sang pengamen. Sesekali dia meneguk botol air mineral untuk membasahi tenggorakannya yang terus-menerus melantunkan lagu-lagi Iwan Fals. Aku sendiri mengulik mie pangsit kuah. Kangen dengan cwie mie alias pangsit mie. Kebetulan lewat depan kedai ini. Suguhannya seperti mie pangsit depot Bu Tin yang di Grogot. Tapi cita rasanya masih lebih bagus mie pangsit Bu Tin.

Mie Pangsit alias Cwie Mie

3 Agu

Mie Pangsit alias Cwie Mie
Hidup lebih dari 10 tahun di Kalimantan. Masih ada satu makanan favorit yang sangat sulit aku temukan di sini, mie pangsit atau cwie mie. Makanan yang rutin aku santap selama tinggal di Malang. Sejak aku belum tk sudah dibiasakan alm. Bapak menyantap makanan ini. Masih segar di ingatan, sore atau maghrib alm. Bapak mengajakku jalan kaki ke pasar Bunul. Di beranda pasar yang dulu masih tanah gersang banyak warung tenda pangsit mie berjajar dengan terpal tebal warna putih. Kami makan cwie mie dengan mangkuk warna putih seperti mangkuk bakso. Pulang dengan membawa bungkusan pangsit mie kering untuk ibu di rumah. Bertahun-tahum kemudian, di Pangkalanbun Kalteng maupun di Tanah Grogot Kaltim tidak juga menemukan cwie mie. Sangat rindu dengan makanan orang China di kota Malang.

Shared from Google Keep

Mie Ayam “Cinta Rasa”, Campuran Mie Ayam dengan Mie Bakso dan Cwie Mie

3 Des
cwie mie
Depan Kedai mie ayam “Cinta Rasa”

Bertahun-tahun mencari mie pangsit (cwie mie) di Pangkalan Bun ini sangat sulit, belum pernah ketemu. Yang berjamur di sini adalah mie ayam, sangat mudah dijumpai di mana-mana. Mungkin mie ayam lebih populer dibandingkan cwie mie. Namun di Malang sangat mudah menemukan cwie mie.  Sebuah citarasa nostalgia, masih segar di ingatan semasa usia TK pada paruh kedua dekade 80-an, betapa sering bapak mengajakku ke halaman pasar Bunul (Jl. Hamid Rusdi, Kec. Blimbing) di sore hari. Di sana bertebaran tenda-tenda warna putih yang didirikan tukang cwie mie dengan sorotan lampu petromak yang benderang. Jika makan di situ mendefinisikan sebagai cwie mie basah karena mengandung kuah di mangkuk. Apabila dibawa pulang disebut dengan cwie mie kering karena dibungkus dengan kertas bungkus dengan sedikit kuah. Seporsi berisi mie yang direbus dengan tambahan pangsit dan acar mentimun. Ada opsi tambahan saus, sambal, dan cabe hijau mentah.

cwie mie
Menu Standard

Semasa kuliah di Universitas Brawijaya, bertemu kembali dengan citarasa cwie mie. Di bekas bangunan bioskop Dinoyo merupakan salah satu sentra PKL. Berjajar sepanjang jalan lingkar area bioskop. Namun bioskopnya sudah tidak alias bangkrut karena terjangan perubahan teknologi digital pada awal munculnya CD film yang mewabah. Kini gedung bioskop tersebut menjadi mall atau swalayan. Di sentra PKL ini ada seorang penjual cwie mie, usia sekitar separuh abad dengan bajunya yang khas senantiasa memakai kemeja dan Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: