Tag Archives: blackberry

Mengetik Google Keep dengan Keyboard Touchscreen

19 Jan

Tes catatan google keep dengan memakai keypad touchscreen Xiaomi Redmi Note 3 yang berlayar 5.5 inci. Lumayan enak, apalagi posisinya landscape. Tidak kalah juga enaknya dalam dengan keypad fisik Blackberry. Kagok dengan pengalaman pakai keypad touch screen di layar 4.7 inci Motorola Moto G generasi pertama. Sangat mudah salah ketik atau salah pencet meskipun posisi layar landscape. Sangat jauh kenyamanan mengetik dibandingkan Blackberry Onyx 3 atau Bellagio. Terlebih lagi terhadap BB dengan keyboard yang lebih lebar seperti Dakota dan Q5 atau Q10. Nyaman sekali jika memakai dua jempol posisi layar landscape. Seperti bernostalgia memakai mesin ketik manual dengan dua jari telunjuk. Tulisan ini adalah yang pertama aku memakai keyboard touch screen 5.5 inci. Bagaimana pengalaman anda.

Iklan

BlackBerry Battery Charger Bundle

8 Mei
image

BB Battery Charger Bundle.

Setelah tidak memiliki powerbank akibat konslet, aku kembali mencari penggantinya. Teringat aksesoris ponsel blackberry Q10 yang tahun kemarin hendak dibeli. Sayangnya waktu itu masih mahal banget, 500-600 ribuan. Kini kutengok lagi di situ online Lazada, situs jual beli online langgananku. Dulu gemar beli online di Bhinneka, namun sekarang beralih ke Lazada karena promosi yang gencar dan pelayanan yang memuaskan. Di situs Lazada, harga blackberry battery charger bundle untuk Q10 harganya turun drastis menjadi 250 ribu. Lebih dari 50 persen turunnya, paket sudah termasuk batere NX1. Langsung aku beli dan transfer pembayaran. Tidak sampai seminggu, barang sudah tergeletak di meja kerjaku. Unbox tuh paket barang dan kutes. Dicolokkan memakai charger handset blackberry ke stop kontak sumber listrik tidak tanda reaksi sebagaimana powerbank lainnya. Tapi kalau dicaskan ke laptop muncul tanda berkedip satu indikatornya. Sesudah diganti dengan charger asli bawaan Q10 baru muncul tanda berkedip saat dicolokkan ke stop kontak. Tanda berkedip ada 3 warna sebagai indikator yakni merah, kuning, dan hijau. Uhuui… mirip lampu lalu lintas. Merah artinya isi batere 50 persen atau kurang, kuning berarti isi batere 75 persen, dan hijau menunjukkan isi batere di atas 90 persen. Faedah blackberry battery charger bundle ada dua yakni sebagai powerbank dan sebagai pengisi daya batere luar. Sebagai powerbank memiliki kelemahan daya maksimumnya sama dengan daya batere internal ponsel BB Q10 karena batere sama memakai NX1. Keunggulannya adalah sebagai pengisi daya batere luar dimana sewaktu batere hape BB Q10 low-bat bisa ditukar dengan batere charger bundle. Batere yang low-bat tersebut dicas oleh charger bundle menggunakan sumber daya luar. Metode ini akan memperpanjang usia pakai batere sebab mengisi daya batere ponsel sambil memakai ponsel akan membuat batere ponsel cepat soak. Dimensi blackberry battery charger bundle ukurannya tidak melebihi dimensi handset blackberry Q10 bahkan sedikit lebih kecil. Sangat recommended buat pemakai setia ponsel BlackBerry yang mengusung batere BlackBerry NX1.

image

Dibuka tanpa batere

image

Batere BB NX1

image

Dicas memakai kable data usb

Powerbank Konslet Nyaris Meledak

6 Mei

Cukup banyak kisah yang kubaca di media online tentang batere ponsel dan powerbank yang terbakar ataupun meledak bahkan ada yang menyetrum pemakainya hingga tewas. Seminggu yang lalu aku pun nyaris mengalaminya. Seperti biasa di sore hari ponsel BB menderita low bat. Penggunaannya memang cukup intens untuk percakapan, sms, 3 akun email aktif, dan aplikasi pesan (whatsapp dan bbm). Masih ditambah dengan aplikasi baca berita Detik. Supaya ponsel tidak mati maka aku colokkan powerbank. Cukup berumur powerbank tersebut, hampir setahun. Beli di plasa kota, berwarna hitam, kotak tebal, dengan daya besar 10 ribu mAh, made in china. Waktu itu kurogoh kocek tigaratusan ribu. Tahun kemarin kapasitas sebesar itu tergolong gahar dan sangar. Alasanku selain buat ngecas hape juga sekalian charging tablet galaxy tab2. Secara fisik terlihat lucu saat dipakai ngecas ponsel. Powerbank tampak lebih besar dan lebih tebal dibandingkan hape yang dicas. Kadang membetot perhatian kolega, dikirain barang apa. Saat ini sudah banyak beredar powerbank kapasitas besar namun kecil dan setipis ponsel. Ada teman kantor memakai powerbank 20 ribu mAh tapi dimensinya mirip dengan ponselnya yang samsung galaxy s4. Kembali ke kisah powerbankku, tidak lama sesudah kucolokkan powerbank ke hape bb, body powerbank terasa hangat dan di layar bb muncul notifikasi bahwa sumber daya tidak bisa dikenali. Lantas kucabut kabel charger dari hape, sesaat keluar pijar api dan asap dari kabel charger. Api dan asap sebentar sudah hilang. Kuperhatikan platik kabel telah meleleh dan sebagian bodi plastik powerbank juga ada yang meleleh. Tapi bodi powerbank tetap terasa hangat. Daripada terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, aku lempar powerbank itu jauh-jauh keluar pagar kantor. Jadi ingat kisah-kisah seram tentang peristiwa batere ponsel dan powerbank yang kubaca. Naas tapi masih mujur.

Update OS Blackberry ke Versi 10.3

8 Mar

image

Kabar tentang software operating system BlackBerry 10.3 sudah lama tersiar. OS tersebut mengemukaka di masa rilis blackberry passport dan blackberry Q20. Fitur utama utama pada OS Blackberry 10.3 menurutku adalah voice assistant mengikuti jejak Siri iOS, Cortana Windows Phone, dan Google Now. Namun sudah kucoba menggunakan voice assistant masih kurang impresif. Mungkin aku saja yang belum tahu sela-selanya. Fitur utama kedua adalah konektivitas handset blackberry dengan perangkat komputer desktop atau laptop dan table android atau ipad. Aku menjajal koneksitas BB Q10 dengan laptop Windows 8.1 dengan Blackberry Blend. Semula mengalamai kendali meskipun sudah saya instal BB Blend baik di handset BB Q10 maupun di perangkat laptop HP Pavilion dengan OS Windows 8.1. Usut punya usut ternyata perangkat lunak BB blend di handset perlu diupdate dengan versi terbaru. Padahal tidak ada notifikasi permintaan update di perangkat Q10 juga di BlackBerry World.
Gadgetku sendiri sudah aku update OS dua kali. Pertama versi kedua dari OS BB 10.2 lantas yang kedua OS BB 10.3. Pada awalnya. Tidak menyangka Q10 bakal mendapat update OS BB 10.3. Karena sudah aku set otomatis update maka tatkala secara OTA sudah ada update, handset Q10 mengunduh update tersebut. Ini memerlukan usaha keras pasalnya tempat tinggalku miskin sinyal. Usaha pertamaku mendownload update sebesar 1 GB. Sudah selesai download dan install tapi anehnya masih belum muncul OS BB 10.3. Malahan minta download lagi sebesar 1.5 GB. Ini bukan perkara sepele di dunia sinyal EDGE, tidak mudah mencari sinyal 3G kecuali ke kota atau mencari lokasi tertentu. Untungnya sewaktu turun belanja ke kota sempat mendownload lumayan besar hingga 1.3 GB. Sisanya aku selesakan dengan mencari lokasi dekat boiler yang kuat menangkap sinyal 3G. Setelah selesai instalasi update OS BB 10.3 dan setting perangkat, lanjut download BB Blend untuk Windows.

image

Memakai BB Blend serasa memindahkan display handset BB ke monitor komputer. Koneksi seamless seperti yang dijanjikan Blackberry ternyata tidak semulus yang aku bayangkan. Masih terasa ada lag, padahal koneksi dengan laptop memakai kabel usb. Mungkin pengaruh jaringan data seluler. Namun perlu dicatat BB Blend hanya mengakomodasi fitur yang native di OS BB seperti BBM, sms, email, dan file browser. Semoga ke depan semakin banyak yang diakomodir misalkan facebook, twitter, dan sebagainya.

Update OS BlackBerry 10.2

13 Nov

image

Ada update baru OS BlackBerry 10.2.1.3442 via OTA baru-baru ini. Kayaknya update minor perbaikan bug di versi sebelumnya. Ada dua tambahan aplikasi di dalam update tersebut yaitu Foursquare, media sosial berbasis, dan sebuah layanan penyimpanan awan Box. Cloud storage yang populer di versi sebelumnya, Dropbox, tidak dihapus. Unjuk kerja yang ditampilkan oleh sistem operasi BB 10 terasa sekali. Terasa lebih efisien, peralihan antar jendela menu maupun peralihan ke jendela multitasking lebih cepat. Problem crash yang sering aku alami saat menjalankan aplikasi BlackBerry World sudah hilang. Dulu memang sering forced shut down aplikasi itu. Baik saat loading aplikasi maupun setelah aplikasi baru running. Namun sebenarnya yang aku tunggu adalah update mayor BlackBerry 10.3 yang konon sudah diinstal di ponsel BB Passport. Lumayan makin aktif nih perusahaan BB untuk bersaing dengan Android, iOS, dan Windows. Meskipun masih peringkat buncit, bos Mr. Chen bilang masa kritis perusahaan BB sudah lewat, tinggal perbaikan dan peningkatan profit. Sudah tidak bleeding lagi. Mudah-mudahan sukses tidak bernasib seperti ponsel Nokia maupun ponsel Ericsson.

%d blogger menyukai ini: