Tag Archives: bakso

Pengamen di Warung Bakso Sapi

22 Mar

image

Seorang pengamen dengan gitar akustik dan gaya fangki. Duduk di kursi berkaki tinggi di samping pintu masuk. Setia melantunkan lagu-lagu Iwan Fals yang memang dari sononya sudah pas diiringi petikan gitar akustik. Suaranya cukup merdu mengisi suasana warung bakso di bilangan Jalan Sudirman, Balikpapan. Model mengamen yang unik, tidak berpindah-pindah tempat, setia dengan lokasi warung ini (bombastis), tidak mengedarkan kotak amal, hanya duduk sambil bernyanyi terus. Pelanggan warung yang keluar kadang memberikan tips kepada sang pengamen. Sesekali dia meneguk botol air mineral untuk membasahi tenggorakannya yang terus-menerus melantunkan lagu-lagi Iwan Fals. Aku sendiri mengulik mie pangsit kuah. Kangen dengan cwie mie alias pangsit mie. Kebetulan lewat depan kedai ini. Suguhannya seperti mie pangsit depot Bu Tin yang di Grogot. Tapi cita rasanya masih lebih bagus mie pangsit Bu Tin.

Iklan

Bakso Kepala Sapi, Nikmat Hingga Sendok Terakhir…

27 Des

Beberapa minggu terakhir di jalan protokol Pangkalan Bun sepanjang Jalan Pakunegara berjajar umbul-umbul kecil trade mark “Bakso Kepala Sapi”. Sebenarnya sesuatu yang tidak mengejutkan namun cukup menyita perhatian. Sebelumnya sudah ada outlet “Bakso Kepala Sapi” di sisi barat kota, dekat Bundaran Pancasila. Kini membuka cabang di sisi timur kota. Terus terang penulis bukan penggemar makanan bakso. Penambahan outlet waralaba itu secara logika menunjukkan permintaan yang kuat terhadap produk tersebut. Sebagaimana warung makan ikan bakar “Kita Jua” yang membuka dua cabang di dalam kota Pangkalan Bun sehingga seluruh outletnya berjumlah tiga. Pada pekan ini penulis menyempatkan diri mencicipi bakso Kepala Sapi yang cukup membikin penasaran. Lokasi outlet kedua waralaba tersebut di Pangkalan Bun terletak di samping  SPBU Jl. Pakunegara. Di atas beranda terpampang spanduk atau banner besar bertuliskan headline Bakso Kepala Sapi yang mengusung tagline Low Fat, Nikmatnya Sampai Tetes Terakhir dengan jargon bebas babi, borax, formalin. Borax dan formalin adalah zat pengawet yang umum dipakai penjual bakso di dalam adonan pentol supaya tahan lama serta memperbaiki tekstur daging sapi pentol hingga lebih kenyal. Kedua zat tersebut berbahaya bagi kesehatan tubuh manusia. Daging babi bisa jadi dicampurkan ke dalam adonan daging sapi cincang dalam proses pembuatan bola baso dengan tujuan mengurangi biaya pembelian daging sapi. Daging babi jelas statusnya haram dikonsumsi bagi kaum Muslim.

Tampilan Depan Outlet “Bakso Kepala Sapi”

Ruang parkirnya cukup luas meski di bahu jalan berderet kendaraan roda empat mengantri solar di SPBU.  Di beranda terpampang poster pengunjung ternama seperti Presiden SBY, berbagai artis terkenal misalnya Hijau Daun, Kerispatih, Ungu, dan sebagainya. Semakin membikin penasaran apakah enak jika kepala sapi dijadikan bakso. He..he.. baru tahu ternyata Kepala Sapi itu adalah brand atau merek dagang bukan bakso yang dibuat dari kepala sapi.

Ruangan Interior Bakso Kepala Sapi

Begitu duduk di dalam, ruangan konsumen cukup lega dan segar. Dinding ruangan dicat bercorak ciri khas bakso Kepala Sapi berwarna hijau muda dan oranye cerah denga lis kuning. Karyawan Bakso Kepala Sapi mengenakan seragam yang bercorak serupa. Di dinding belakang terpampang pemberitahuan sertifikat halal MUI, semakin tenang untuk menyantap hidangan bakso nantinya. Di meja ada Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: