Tag Archives: Arloji

Arlojiku Koit

28 Mar

Arloji casio illuminator yang bertahun-tahun menemaniku akhirnya koit juga. Gagal usaha untuk memperpanjang umur jam tangan kesayangankku. Penggantian batere hanya membuatnya bertahan kurang dari sebulan. Dua minggu setelah diservis tukang jam di plasa kandilo malah membuat kaca berembun. Aku pikir, jika berembun terus maka akan beresiko menyebabkan short pada IC arlorji sehingga matot alias mati total. Ternyata apa yang kuduga bakal terjadi akhirnya menjadi kenyataan. Ini membuatku kecewa, seandainya ada service center casio di sini pasti akan kubawa ke sana. Tapi ini pelosok Kalimantan bro. Jadi aku ucapkan good bye, terima kasih atas pengabdianmu selama ini arloji casio. Mungkin sudah waktunya mencari arloji baru, tentunya akan kucari yang sama dari seri casio. Mudah-mudahan kelak usia pakainya lebih dari 8 tahun, lebih lama dari casio illuminator itu.

Arlojiku Casio

8 Feb

Kemarin aku ke plaza untuk mengecekkan jam tangan lawas merk Casio type Illuminator. Sudah beberapa bulan ini tidak aku pakai karena jarum mekaniknya tidak normal, lambat atau tidak bergerak lengan menitnya. Padahal displai digital masih berfungsi dengan baik. Ini adalah arloji paling setia menemaniku.

image

Memakai jam tangan hingga saat ini merupakan kebiasaan. Tidak semua orang suka memakai jam tangan. Apalagi generasi yang lebih muda yang dari awal sudah lebih dahulu mengenal handphone bahkan smartphone. Fungsi penunjuk waktu sudah tercakup di dalam piranti ponsel. Aku sendiri sudah memakai jam tangan mulai SD. Sebuah arloji digital yang sangat sederhana, cuma display monochrome, memakainya harus hati-hati. Karena bakal mati jika terkena percikan air, tidak waterproof alias anti-air. Tidak lama usia pakainya. Dalam rentang. Waktu yang panjang, memakai arloji lagi seingatku waktu awal kuliah, jam tangan analok sederhana pemberian kakak. Tidak lama juga usia pakainya karena memang murahan. Kemudian dari sebagian uang beasiswa, aku membeli jam tangan digital bermerk meskipun untuk kelas low-end, merk QQ. Lumayan puas memakainya hingga aku lulus kuliah dan bekerja. Saat bekerja di dalam pabrik, iseng-iseng aku semprot arloji QQ dengan cairan pembersih karat WD. Memang bersih logamnya tapi alamak beberapa waktu kemudian baru tahu efek semprotan WD membuat karet-karet arloji digitalku menjadi getas sehingga tidak bisa dipencet tombol-tombolnya.
Ketika aku mendapat cuti pertama ke Jawa tahun 2005, kuluangkan waktu mencari arloji di toko Duta Jam, plaza Gajahmada tidak jauh dari Alun-alun kota Malang. Secara kualitas aku sangat percaya brand Casio, penjualnya pun mengesankan sebagai penjual jam profesional menjaga integritasnya. Waktu berlalu, aku kembali ke Kalimantan, bekerja di habitat semula. Suatu ketika arlojiku basah kena air. Kupikir tidak menjadi persoalan sebab spesifikasinya memang tahan air. Namun esok hari kulihat ada embun air di dalam kaca arloji. Aku merasa heran maka kubuka tutup belakang menggunakan obeng besi kecil. Ternyata tidak kutemukan seal karet di sisi pinggirnya. Terus terang kecewa jika dilihat profesionalisme penjual jam tidak menyajikan produk yang tidak sempurna. Tapi tidak putus asa, setahun kemudian tatkala cuti kembali ke Malang kudatangi toko Duta Jam. Kusampaikan keluhan tentang jam tangan casio yang kupakai ini. Aku katakan bahwa tidak ada maksud untuk retur tapi aku datang untuk membeli lagi arloji casio bertype sama dengan yang kupakai ini. Dengan catatan harus dibuka dulu tutup belakang untuk memastikan ada seal karet. Aku kapok dengan kejadian sebelumnya. Diperiksa ok, aku tebus dengan harga empat ratus ribuan, naik dari sebelumnya yang tiga ratus ribuan. Namun memang luar biasa mutu arloji ini, tahan pakai hingga sekarang. Delapan tahun berlalu sampai coating silver di body jam terkelupas, masih ok.

image

Hingga suatu hari aku menjadi underestimate tatkala arloji casio ini jarum analognya mengalami gangguan. Melihat-lihat jam casio di plaza kandilo membuat hati ingin beli baru  menggantikannya karena tersaaji model baru dengan harga yang sangat miring. Namun kucoba servis dulu ke gerai jam di dalam plasa. Kusampaikan untuk mengecek mekanik dan batere arloji. Apa yg disampaikan tukang servis sungguh membalikkan perasaan skeptis. Dia bilang tidak berani membongkar mekanik arloji karena asli casio. Ia hanya berani mengganti batere saja. Tukang mekanik tersebut juga menyampaikan bahwa saya puas memakai arloji casio. Pepataha lama telah terbukti, ada harga ada rupa…

Jam Tangan dan Smartphone

26 Okt

Menurut hematku, industri jam terutama arloji menghadapi masa depan yang makin suram. Seiring penetrasi ponsel yang semakin terjangkau yang menjadi gadget wajib bagi setiap orang. Seperti halnya industri kamera di sektor kamera saku yang pangsa pasarnya tergerus oleh kehadiran smartphone dengan fitur kamera yang semakin bagus kualitas fotonya. Kini praktis produsen kamera fokus memperkuat segmen kamera DSLR dan membuka pangsa pasar baru dengan menciptakan kamera ILC mirrorless.
Kini bahkan dengan semakin murahnya feature phone yang menyasar segmen menengah ke bawah, otomatis mereka tidak lagi memerlukan arloji maupun jam weker. Kedua fungsi tersebut sudah tersemat di semua ponsel. Sebagian produsen jam justru mulai meniru apa yang dilakukan produsen ponsel dengan merilis smartwatch. Sebuah langkah integrasi terhadap smartphone, sebuah keniscayaan. Banyak sektor yang menyesuaikan diri kepada dominasi ponsel. Bahkan kamera kini juga merilis integrasi fungsi kontrol kamera dengan ponsel. Setingan praktis hingga viewfinder bisa dilakukan lewat smartphone secara nirkabel dengan bluetooth atau wifi. Produsen mainan robot edukasi Lego juga merilis brick Mindstorm EV3 yang menyediakan fitur integrasi dengan smartphone berbasis Android dan IOS.

Shared from Google Keep

Bekerja dan Tempat Kerja

8 Sep

Bekerja merupakan fitrah dan kebutuhan tiap manusia meski betapapun kayanya diri manusia tersebut. Di samping untuk mendapatkan rezeki, tempat bekerja juga merupakan interaksi sosial yang intens, menciptakan ikatan emosi. Bekerja termasuk salah satu wadah eksternalisasi diri dan aktualisasi pikiran dan cita-cita. Bahkan meski ada orang yang tidak membutuhkan upah lagi, karena sudah lebih dari cukup pendapatan secara materi, namun dia tetap bekerja. Misalkan BJ Habibie yang tidak pernah mengambil gajinya mulai pertama bekerja di Indonesia pada dekade 1970-an hingga berhenti sebagai presiden. Beliau baru mengambiul gajinya sebagai modal mendirikan yayasan nirlaba The Habibie Center pasca menjabat presiden. Mengambil hikmah dari kultur positif tradisi kepresiden AS di mana setelah tidak menjabat lagi sebagai presiden, para mantan presiden mendirikan badan atau yayasan nonprofit yang bertujuan tetap melanjutkan tugas mereka dalam mendukung dan berupaya secara konkret terhadap kesejahteraan rakyat banyak baik secara lokal maupun global dalam berbagai bidang seperti kemiskinan, lingkungan hidup, konflik kemanusiaan, dan sebagainya. Bahkan salah satu orang terkaya dunia, Bill Gates, meski tidak lagi bekerja secara komersial, justru mencari pekerjaan lagi dengan mendirikan yayasan nirlaba Bill Gates dan Melinda dimana malahan dia harus merogoh kocek sendiri dalam pekerjaan tersebut. Betapa mulia mereka yang tidak kaya secara material namun masih mau memperhatikan kondisi orang lain. Raga mereka zuhud namun jiwanya sekaya BJ Habibie dan Bill Gates. Bagaimana pendapat anda.

Chronoforce 5133 G Cal.53

Arloji Chronoforce 5133 G Cal.53, Tandamata dari Staff

Cinderamata berupa arloji, simbol untuk pesan akurasi, kualitas, dan kerjakeras…

Pabrik Jam Tangan dan Weker Bangkrut

23 Apr

Pergerakan gadget pribadi bergerak dinamis mengikuti perkembangan teknologi yang ada seiring peningkatan tingkat pendapatan masyarakat. Pelaku bisnis harus cermat mengikuti trend ke depan dari produk yang dilayani. Hal itu merupakan prinsip dalam filosofi bisnis antara bisnis laut merah dan bisnis laut biru. Dahulu sepeda motor didominasi oleh produk dengan teknologi 2-tak yang murah tapi bising. Cuma Honda yang konsisten dengan produk mainstream berupa sepeda motor 4-tak dan franchise jaringan layanan purna jual. Perhatian terhadap green company semakin besar dan regulasi otoritas internasional membatasi kendaraan 2-tak sehingga perlahan namu  pasti semua produsen sepeda motor beralih ke teknologi 4-tak yang lebih ramah lingkungan mengikuti jejak Honda. Hal tersebut menjadikan sepeda motor Honda makin terdepan. Populasi sepeda motor sebagi moda transportasi jarak pendek semakin besar. Alhasil bisnis minibus pengangkut penumpang yang sangat menggiurkan dari era 70-an hingga 90-an makin surut dan lesu. Pada era 90-an bisnis pager dan bisnis wartel yang melayani jasa telepon (fixed line) dan faksimil tengah booming. Sementara teknologi telepon seluler mulai dikenal masyarakat. Seiring dengan matangnya teknologi dan regulasi telepon bergerak serta tingkat kemakmuran penduduk menyebabkan telepon seluler makin terjangkau dan populer. Bisnis wartel dan faksimil serta pager akhirnya ambruk. Perkembangan produk komputer desktop yang mulai marak di akhir dekade 80-an semakin dominan di dekade 90-an. Kini sudah hampir tidak ada administrasi kantor dan bisnis yang memakai mesin ketik yang pernah begitu dominan di era perang dunia I hingga dekade 80-an. Pangsa pasar komputer desktop yang marak pun perlaha-lahan dimakan oleh produk komputer jinjing/mobile. Alhasil bisnis rental komputer yang menggiurkan di dekade 90-an perlahan mulai surut dan gulung tikar. Kehadiran telepon mobile yang pesat di era 2000-an menggulung bisnis pengiriman surat karena orang lebih memilih sms daripada mengirim surat. Kebiasaan masyarakat memakai jam tangan (arloji) dan jam weker pun perlahan mulai luntur karena semunya sudah secara tidak sadar tergantikan oleh handphone. Mungkin industri jam tinggal bertahan pada produk jam dinding sebagai ornamen, tidak lagi mengandalkan jam tangan sebagai produk massal.

%d blogger menyukai ini: