Arsip | Kesehatan RSS feed for this section

Sapi Australia Berbahaya Bagi Wanita

22 Jun

Sapi Australia

Sebuah riset program doktoral Universitas Gajah Mada telah memastikan secara pasti dan ilmiah bahwa sapi impor asal Australia mengandung hormon sintetik trenbolon asetat. Mahasiswa pascasarjana UGM, Kisman A Rasyid (mantan Kepala Pusat Karantina Hewan Kementan), melakukan penelitian tersebut  terhadap sapi bakalan dan daging impor Asutralia pada 2009. Riset desertasi tersebut menggunakan tenik analisis Elisa dengan hasil positif. Hormon sintetik yang diinjeksikan ke tubuh sapi bersifat steroid, bertujuan untuk memacu pertumbuhan dan berat badan sapi ternak.

Namun penggunaan hormon sintetik memberikan resiko kanker terhadap konsumen daging sapi terutama kanker rahim dan kanker payudara. Wah..gawat, Ini dua organ vital bagi wanita. Satunya untuk fungsi reproduksi dan satunya adalah mahkota kecantikan  wanita dan organ laktasi. Makanya lebih baik impor Indonesia berupa daging sapi maupun sapi hidup dari Australia jangan sampai dibuka lagi. Seharusnya dari dulu sebelum mereka membatalkan ekspor sapinya, Indonesia yang terlebih dahulu menyetop impor sapinya dan mencari negara produsen yang lebih sehat sapinya. Australia boleh ekspor daging/bakalan sapi jika mereka sepakat untuk memastikan bahwa sapi-sapinya aman dari hormon-hormon sintetik yang membahayakan konsumen Indonesia dalam jangka panjang. Jangan sampai wanita-wanita Indonesia diracuni oleh daging sapi Australia.

Lebih berharga mana rahim dan payudara wanita-wanita Indonesia atau tuntutan perlakuan yang layak bagi sapi Australia. Anak-anak TK pun pasti bisa menjawabnya dengan tepat. Namun di dunia ini bukan selalu satu ditambah satu pasti dua, apalagi budaya pejabat Indonesia yang lekat dengan korupsi. Gara-gara segelintir oknum yang memperlakukan sapi Australia secara hewani saja pemerintah Australia mengehentikan secara sepihak ekspor sapi ke Indonesia. Masak pemerintah tidak mampu melindungi kesehatan rakyatnya dari sapi dan daginganya dari Australia yang tidak aman dimakan. Ambil contoh Jepang dan Uni Eropa yang menolak impor udang beku dari Indonesia jika produk tersebut mengandung antibiotik karena memang tidak sehat dikonsumsi dalam jangka panjang. Mereka telah berusaha melindungi kesehatan warganya dari produk yang tidak aman. Contoh lagi Taiwan yang menolak impor Indomie dari Indonesia karena dianngap tidak aman konsumsi, mengandung pengawet yang melebihi standart Taiwan.

Apa yang terjadi sekarang ini terbalik. Pemerintah Australia berang karena perlakuan rakyat Indoensia yang tidak berperikehewanan terhadap sapi-sapi Australia. Tetapi pemerintah Indonesia tidak bersikap tatkala rakyat Australia membuat produk sapi yang tidak berperikemanusian bagi rakyat Indonesia. Kesannya sapi-sapi Australia lebih dilindungi oleh pemerintah Australia dibanding pemerintah Indoensia dalam melindungi kesehatan wanita-wanita Indonesia.

Iklan

Jaminan Sosial Rakyat SADIKIN

18 Jun
SADIKIN Sakit Sedikit Menjadi Miskin

Berbagai organisasi pekerja dan lembaga swadaya masyarakat berbondong-bondong mendesak pemerintah dan DPR menyelesaikan RUU Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). RUU ini dapat dipandang sebagai salah satu bagian penerapan UU No.40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN). Notabene pelaksanaan SJSN yang meliputi semua rakyat tanpa kecuali sangat sulit direalisasikan. Program Askeskin dan Jamkesmas yang digulirkan pemerintah hanya mencakup kriteria keluarga miskin dengan layanan terbatas, tidak jarang mandeg ketika gelontoran dana talangan bagi RS macet/habis. Program-program pengobatan gratis pemda juga mencakup layanan tertentu saja. Sementara itu kalangan yang menikmati layanan jaminan social dan kesehatan adalah PNS dan peserta asuransi (kesehatan) serta karyawan formal perusahan-perusahan besar tertentu.

Masih banyak penduduk baik pekerja formal dan informal beserta keluarganya yang tidak terlindungi dari jaminan kesehatan sehingga masih terdengar pameo SADIKIN: sakit dikit jadi miskin. Memang rakyat negeri ini masih memimpikan bahwa diri dan keluarganya mendapat jaminan penuh dari negara dalam layanan kesehatan, bukan dalam bentuk jargon dan janji politis tapi dalam bentuk riel layanan di fasilitas kesehatan. Di Thailand ada adagium mati di RS adalah lebih terhormat dari pada mati di rumah. Artinya rakyat memandang orang yang meninggal di RS lebih terurus dengan baik layanan kesehatannya sampai-sampai bisa meninggal di situ. Tema inilah yang membuat membuat mantan PM Thaksin sangat dicintai rakyatnya meski dia dilengserkan militer. Pengeluaran kesehatan Indonesia di Asia Tenggara pun tergolong sangat rendah terhitung cuma 2,5 persen dari produk domestik bruto bandingkan dengan Malaysia yang mencapai 7 persen yang berpengaruh pada angka harapan hidup. Berikutnya tahun ini peringkat indeks kualitas hidup manusia Indonesia (human development index) juga bertengger di peringkat ke-111.

Boro-boro memperbaiki parameter human development index, RUU BPJS saja hampir dipastikan gagal diselesaikan anggota DPR periode sekarang. Pembahasan RUU BPJS telah gagal dua kali masa persidangan DPR dan saat ini adalah pembahasan kali ketiga atau yang terakhir karena sesuai dengan UU dan Tata Beracara di DPR, RUU yang sudah dibahas tiga kali masa persidangan maka tak dibahas lagi dalam periode berjalan. Jika gagal juga maka hanya anggota DPR 2014-2019 yang bisa menyelesaikannya. Bahkan anggota DPR bagian pansus RUU BPJS pun ada yang meminta sidang di hotel dengan alasan lebih efektif di hotel daripada di gedung dewan. Pendapat yang sangat tidak wajar, harusnya lebih efektif di gedung dewan karena mereka yang menguasai dan mengatur gedung itu serta jika mereka mau bekerja keras, tidak termakan jargon bekerja cerdas tapi geragas (rakus).

Payudara Malinda Dee Kempes Karena Bocor?

1 Jun
Malinda Dee yang montok

Tersangka Pembobol dana nasabah Citibank Malinda Dee diangkut ke rumah sakit hari kemarin. Dia menjalani perawatan diduga karena peradangan payudara. Hingga saat ini belum diketahui pasti penyebab peradangan tersebut. Yang jelas  radang payudara Malinda tidak ringan. Kondisi terakhir Malinda sendiri tidak begitu baik. Diinformasikan kaki dan tangannya masih membengkak, walau tidak sebesar sewaktu pertama kali tiba di RS. Infeksi yang dialami Malinda bisa disebabkan kuman dan daya tahan tubuhnya yang rendah. Bisa juga merupakan reaksi implan payudara yang ditolak tubuh. Bagaimana pun silikon yang disematkan dalam payudara adalah benda asing. Ada silikon yang cocok dengan si pemakai, sehingga tidak terjadi peradangan bahkan hingga 10 tahun kemudian.

Implan harus dikeluarkan lewat operasi jika terjadi infeksi. Implant bisa dimasukkan ke payudara dari bebrapa cc sampai hitungan galon. Malinda Dee adalah eks Senior Relationship Citibank. Ia diduga menggangsir miliaran rupiah duit nasabahnya, dengan modus blangko fiktif atau pemalsuan tanda tangan. Berdasar hasil penyidikan, Malinda diduga menggunakan perusahaan PT Sarwahita Global Management untuk mencuci uang pada 2009 lalu. Caranya, ia mengalihkan sejumlah duit nasabah Citibank ke rekening joint account yang disimpan di Bank Mega. Melinda Dee mendadak menjadi tenar karena banyak mendia yang mengekspos payudaranya yang sangat montok.

Kemontokan payudara Malinda Dee diperoleh dengan jalan implantasi silikon. Proses implan silikon pada payudara memiliki faktor risiko. Isu utama adalah risiko pecahnya implan payudara silikon, yang antara lain akibat pembentukan jaringan parut di dalam payudara. Jika timbul rasa nyeri diikuti perubahan kontur atau bentuk payudara, maka jaringan parut yang timbul tersebut harus segera diatasi. Jaringan parut tercipta akibat dari kapsul fibrosa yang membentuk jaringan parut disekitar implan yang ditanamkan. Keadaan dapat kian parah jika terdapat kebocoran gel silikon yang dapat menyebabkan peradangan pada kapsul fibrosa. Sebagaimana keadaan deformasi dan rasa nyeri yang ditimbulkan ialah akibat lanjutan dari pembentukan jaringan parut tambahan yang ada di payudara.

Implant Payudara

Bagaimanapun untuk memperkecil risiko dari proses implan payudara silikon adalah dilakukannya pemantauan payudara secara rutin ketika usia implan payudara silikon sudah menginjak di atas tahun ketiga. Secara pasti, kondisi implan payudara silikon yang rusak atau pecah dapat diketahui dengan cara pemeriksaan MRI payudara, mammogram, ultrasound, ataupun CT Scan. Jika terdapat kondisi implan silikon yang pecah, penanganan yang memungkinkan adalah dengan operasi pengangkatan jaringan implan dan bekas luka. Pengangkatan payudara menjadi pilihan terakhir jika diagnosa dokter telah menemukan kondisi payudara sudah sangat rusak.

Waspada Penyakit Batu Empedu

12 Mei

Batu Empedu (gallstone) adalah timbunan kristal/batu di dalam kandung empedu (gallbladder) atau di dalam saluran empedu. Batu yang ditemukan di dalam kandung empedu disebut kolelitiasis, sedangkan batu di dalam saluran empedu disebut koledokolitiasis. Empedu adalah suatu cairan yang berair yang dibuat oleh sel-sel hati yang adalah penting untuk pencernaan makanan didalam usus, terutama lemak. Empedu juga merupakan zat hasil penyaringan zat-zat berbahaya oleh hati. Penyaringan zat berbahaya dalam darah juga dilakukan ginjal dan dibuang dalam bentuk urine. Sel-sel hati mengeluarkan empedu yang mereka buat kedalam kanal-kanal (saluran-saluran) kecil didalam hati. Kemudian empedu mengalir ke luar dari hati (hepar) melalui common hepatic duct. Sebagian empedu mengalir ke arah usus kecil (usus 12 jari) lewat common bile duct dan sebagian lagi masuk ke kandung empedu (gallbladder) melalui cystic duct. Kapasitas kandung empedu sekitar 50 mL, kadar empedu dipekatkan di dalam kandung empedu untuk dipergunakan kembali mencerna makanan di dalam usus saat tubuh memerlukan. Komponen utama empedu adalah cholesterol, separuh cholesterol tubuh dihasilkan hati dan separuh lagi kholesterol berasal dari makanan. Karena beberapa sebab muncul gumpalan keras/ batu baik di dalam kantung empedu maupun pada saluran empedu. Ada beberapa macam penyebab penyakit batu empedu. Jenis kelamin, batu-batu empedu terbentuk lebih umum pada wanita-wanita daripada pria-pria. Umur, kelaziman batu-batu empedu meningkat dengan umur. Kegemukan, individu-individu yang kegemukan adalah lebih mungkin membentuk batu-batu empedu daripada individu-individu yang kurus. Kehamilan, wanita-wanita yang pernah hamil adalah lebih mungkin membentuk batu-batu empedu daripada wanita-wanita yang belum pernah hamil. Kehamilan meningkatkan risiko batu-batu empedu kolesterol karena selama kehamilan, empedu mengandung lebih banyak kolesterol, dan kantong empedu tidak berkontraksi secara normal. Pil-Pil Pengontrol Kelahiran dan Terapi Hormon, tingkatan-tingkatan hormon-hormon yang meningkat yang disebabkan oleh kedua perawatan meniru kehamilan. Kehilangan Berat Badan yang cepat, kehilangan berat badan yang cepat dengan cara-cara apapun, diet-diet kalori sangat rendah atau operasi kegemukan, menyebabkan batu-batu empedu kolesterol pada sampai 50% dari individu-individu. Banyak batu-batu empedu akan menghilang setelah kehilangan berat, namun banyak yang tidak. Lebih dari itu, sampai mereka menghilang, mereka mungkin menyebabkan persoalan-persoalan. Penyakit Crohn, individu-individu dengan penyakit Crohn dari terminal ileum adalah lebih mungkin membentuk batu-batu empedu. Batu-batu empedu membentuk karena pasien-pasien dengan penyakit Crohn kekurangan asam-asam empedu yang cukup untuk melarutkan kolesterol dalam empedu. Secara normal, asam-asam empedu yang memasuki usus kecil dari hati dan kantong empedu diserap kembali kedalam tubuh dalam terminal ileum dan dkeluarkan kembali oleh hati kedalam empedu. Dengan kata-kata lain, asam-asam empedu didaur ulang (recycle). Pada penyakit Crohn, terminal ileum berpenyakit. Asam-asam empedu tidak diserap secra normal, tubuh menjadi kehabisan asam-asam empedu, dan lebih sedikit asam-asam empedu yang dikeluarkan kedalam empedu. Tidak ada asam-asam empedu yang cukup untuk mempertahankan kolesterol larut dalam empedu, dan batu-batu empedu terbentuk. Trigliserid Darah yang Meningkat, batu-batu empedu terjadi lebih seringkali pada individu-individu dengan tingkatan-tingkatan trigliseid darah yang meningkat. Komponen utama dari batu empedu adalah kolesterol, sebagian kecil lainnya terbentuk dari garam kalsium. Cairan empedu mengandung sejumlah besar kolesterol yang biasanya tetap berbentuk cairan. Jika cairan empedu menjadi jenuh karena kolesterol, maka kolesterol bisa menjadi tidak larut dan membentuk endapan di luar empedu. Sebagian besar batu empedu terbentuk di dalam kandung empedu dan sebagian besar batu di dalam saluran empedu berasal dari kandung empedu. Batu empedu bisa terbentuk di dalam saluran empedu jika empedu mengalami aliran balik karena adanya penyempitan saluran atau setelah dilakukan pengangkatan kandung empedu. Batu empedu di dalam saluran empedu bisa mengakibatkan infeksi hebat saluran empedu (kolangitis), infeksi pankreas (pankreatitis) atau infeksi hati. Jika saluran empedu tersumbat, maka bakteri akan tumbuh dan dengan segera menimbulkan infeksi di dalam saluran. Bakteri bisa menyebar melalui aliran darah dan menyebabkan infeksi di bagian tubuh lainnya.
Gejala Batu Empedu
Sebagian besar batu empedu dalam jangka waktu yang lama tidak menimbulkan gejala, terutama bila batu menetap di kandung empedu. Kadang-kadang batu yang besar secara bertahap akan mengikis dinding kandung empedu dan masuk ke usus halus atau usus besar, dan menyebabkan penyumbatan usus (ileus batu empedu). Yang lebih sering terjadi adalah batu empedu keluar dari kandung empedu dan masuk ke dalam saluran empedu. Dari saluran empedu, batu empedu bisa masuk ke usus halus atau tetap berada di dalam saluran empedu tanpa menimbulkan gangguan aliran empedu maupun gejala.  Jika batu empedu secara tiba-tiba menyumbat saluran empedu, maka penderita akan merasakan nyeri. Nyeri cenderung hilang-timbul dan dikenal sebagai nyeri kolik. Nyeri timbul secara perlahan dan mencapai puncaknya, kemudian berkurang secara bertahap. Nyeri bersifat tajam dan hilang-timbul, bisa berlangsung sampai beberapa jam. Lokasi nyeri berlainan, tetapi paling banyak dirasakan di perut atas sebelah kanan dan bisa menjalar ke bahu kanan. Penderita seringkali merasakan mual dan muntah. Jika terjadi infeksi bersamaan dengan penyumbatan saluran, maka akan timbul demam, menggigil dan sakit kuning (jaundice). Biasanya penyumbatan bersifat sementara dan jarang terjadi infeksi. Nyeri akibat penyumbatan saluran tidak dapat dibedakan dengan nyeri akibat penyumbatan kandung empedu. Penyumbatan menetap pada duktus sistikus menyebabkan terjadinya peradangan kandung empedu (kolesistitis akut). Batu empedu yang menyumbat duktus pankreatikus menyebabkan terjadinya peradangan pankreas (pankreatitis), nyeri, jaundice dan mungkin juga infeksi. Kadang nyeri yang hilang-timbul kambuh kembali setelah kandung empedu diangkat, nyeri ini mungkin disebabkan oleh adanya batu empedu di dalam saluran empedu utama.
Pemeriksaan terbaik untuk menemukan batu empedu adalah dengan pemeriksaan USG dan kolesistografi. Pada kolesistografi, foto rontgen akan menunjukkan jalur dari zat kontras radioopak yang telah ditelan, diserap di usus, dibuang ke dalam empedu dan disimpan di dalam kandung empedu. Jika kandung empedu tidak berfungsi, zat kontras tidak akan tampak di dalam kandung empedu. Jika kandung empedu berfungsi, maka batas luar dari kandung empedu akan tampak pada foto rontgen. Diagnosis batu di dalam saluran empedu ditegakkan berdasarkan adanya nyeri perut, jaundice, menggigil dan demam. Hasil pemeriksaan darah biasanya menunjukkan pola fungsi hati yang abnormal, yang menunjukkan adanya penyumbatan saluran empedu. Beberapa pemeriksaan lainnya yang bisa memberikan informasi tambahan untuk membuat diagnosis yang pasti adalahUSG, CT scan, berbagai teknik foto rontgen yang menggunakan zat kontras radioopak untuk menggambarkan saluran empedu.
Terapi Batu Empedu
Jika tidak ditemukan gejala, maka tidak perlu dilakukan pengobatan. Nyeri yang hilang-timbul bisa dihindari atau dikurangi dengan menghindari atau mengurangi makanan berlemak. Jika batu kandung emped menyebabkan serangan nyeri berulang meskipun telah dilakukan perubahan pola makan, maka dianjurkan untuk menjalani pengangkatan kandung empedu (kolesistektomi). Pengangkatan kandung empedu tidak menyebabkan kekurangan zat gizi dan setelah pembedahan tidak perlu dilakukan pembatasan makanan. Sekitar 1-5 orang dari setiap 1.000 orang yang menjalani kolesistektom meninggal. Kolesistektomi laparoskopik mulai diperkenalkan pada tahun 1990 dan sekarang ini sekitar 90% kolesistektomi dilakukan secara laparoskopi. Kandung empedu diangkat melalui selang yang dimasukkan lewat sayatan kecil di dinding perut. Batu saluran empedu bisa menyebabkan masalah yang serius, karena itu harus dikeluarkan baik melalui pembedahan perut maupun melalui suatu prosedur yang disebut endoscopic retrograde cholangiopancreatography (ERCP).
Pada ERCP, suatu endoskop dimasukkan melalui mulut, kerongkongan, lambung dan ke dalam usus halus. Zat kontras radioopak masuk ke dalam saluran empedu melalui sebuah selang di dalam sfingter Oddi. Pada sfingterotomi, otot sfingter dibuka agak lebar sehingga batu empedu yang menyumbat saluran akan berpindah ke usus halus. ERCP dan sfingterotomi telah berhasil dilakukan pada 90% kasus. Kurang dari 4 dari setiap 1.000 penderita yang meninggal dan 3-7% mengalami komplikasi, sehingga prosedur ini lebih aman dibandingkan pembedahan perut. Pada 2-6% penderita, saluran menciut kembali dan batu empedu muncul lagi. Batu kandung empedu tidak dapat diangkat melalui prosedur ERCP. ERCP saja biasanya efektif dilakukan pada penderita batu saluran empedu yang lebih tua, yang kandung empedunya telah diangkat.
Mencegah Lebih Baik Dari Mengobati
Karena komposisi terbesar batu empedu adalah kolesterol, sebaiknya menghindari makanan berkolesterol tinggi yang pada umumnya berasal dari lemak hewani. Serta kegiatan fisik untuk mengendalikan lemak dalam tubuh.

(dari berbagai sumber)

Bercinta Tiap Hari Bikin Berumur Panjang dan Sehat

9 Mei

Sudah banyak penelitian yang menunjukkan bahwa seks memberikan manfaat yang banyak bagi psikis dan kesehatan fisik. Penelitian The Italian Society of Sexual Medicine juga mengungkap seks aktif yang dilakukan oleh pasangan yang setia bisa memperpanjang umur pasangan. Ini bertolak belakang dengan penelitian perokok bahwa merokok dpat merugikan kesehatan dan memperpendek usia hidup. Bagaimana pasangan yang bercinta sambil merokok? Pasangan perokok aktif dan perokok pasif tentu mendapat efek negatif dari asap rokok. Maka jangan merokok sambil melakukan aktivitas seks. Pasangan seks yang setia memiliki keluhan jantung/kardiovaskuler lebih sedikit dibanding pasangan seks yang tidak setia. Pasangan selingkuh juga mendapat kadar stress yang lebih tinggi menurut riset. Seks aktif akan merangsang tubuh menghasilkan pseudomorphine yang merangsang euphoria pasangan, khususnya bagi pria setia mampu menghasilkan testosteron lebih banyak yang berguna untuk mengurangi stres. Hormon estosteron pun bisa membuat metabolisme membaik. Pernikahan juga mengurangi resiko stroke. Ada kekuatan luar biasa dari sebuah cinta. Dari sampel penelitian, bujangan memiliki resiko stroke sekitar 64 persen dibanding yang menikah. Pasangan yang tidak bahagia juga memiliki risiko stroke sekitar 64% dibanding pasangan yang bahagia. Maka menikahlah dan bahagiakan diri anda, untuk bagahia tidak harus dengan materi yang berlimpah. Dengan senyum sudah bisa membuat pasangan anda bahagia. Penelitian lainnya menganjurkan agar seks dilakukan setiap hari, bukan setiap pekan sekali. Trik ini dinilai meningkatkan kualitas sekaligus jumlah sperma. Anda tidak perlu khawatir. Bercinta setiap hari bukan hanya berguna bagi kondisi psikis seseorang, tapi juga fisiknya. Penelitian ilmiah membuktikan bercinta mampu mengusir stres, meningkatkan kekebalan tubuh, membakar kalori, memicu kepercayaan diri, dan membuat tidur lebih nyeyak. Tetapi seks juga jangan disandarkan semata-mata pada jumlah frekuensi. Tidak kalah penting adalah kualitas dari hubungan percintaan itu yang membahagian kedua belah pihak pasangan.

%d blogger menyukai ini: