Arsip | Humaniora RSS feed for this section

Legenda Batu Ikan Belida

17 Okt

Konon di zaman dahulu kala di desa Kutaringin (Kotawaringin Lama, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah) ada sekelompok orang hidup dengan serba kekurangan. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka bercocok tanam. Di desa Kutaringin ini ada sebuah sungai besar dan panjang. Sungai ini terkenal dengan sungai Lamandau. Selain digunakan sebagai tempat mandi oleh para penduduk, sungai ini juga di jadikan sebagai mata pencaharian mereka. Suatu hari ada salah satu dari penduduk mandi di sungai Lamandau pada saat matahari terbenam. Ketika ia mandi datanglah seekor ikan belida menemui penduduk tersebut. Kejadian yang serupa terulang kembali ikan belida ini menemui penduduk yang lain. Bahkan setiap mereka mandi ikan balida tersebut selalu datang menemui mereka.

image

Batu Ikan Belida

Seiring berjalannya waktu akhirnya di desa Kutaringin ini mengalami perubahan musim, hujan tak kunjung turun air di sungai Lamandau pun hampir kering. Kemarau makin larut dan penduduk pun resah. Ikan belida yang sering datang menemui mereka pun kini tidak pernah

Baca lebih lanjut

Iklan

Buku Biografi

15 Sep

image

Plasa Kandilo merupakan satu-satunya plasa di Tanah Grogot, kabupaten Paser, berlantai 3, bermacam-macam orang jualan di sana. Bak pasar kering, berlantai keramik, dilengkapi dengan elevator naik (tidak operasional), berlokasi strategis di keramaian kota. Berbeda dengan pasar Senaken yang lebih besar, pasar basah atau tradisional. Jika di Pangkalanbun mirip dengan Pasar Lama dan Pasar Baru. Suatu hari ketika aku berjalan-jalan di plasa Kandilo, ada pemandangan baru. Ada lapak yang menjajakan buku-buku Islami. Ini baru karena memang sebelumnya lapak tersebut tidak ada. Beranjak aku mengitari dagangan buku itu yang dijaga seorang pemuda mengenakan T-shirt gelap. Teringat lapak-lapak di masjid kampus dan di pameran buku di kampus dulu. Jadinya bergairah untuk membeli sebuah buku. Setelah memilah-milah buku mana yang akan dipilih, akhirnya aku memungut buku biografi Nabi Muhammad SAW. Buku ini berjudul “Sejarah Hidup Muhammad” karya Muhammad Husain Haekal asal Mesir, diterjemahkan oleh Ali Audah. Desain sampul bernuansa klasik berwarna coklat gelap dengan hardcover. Lumayan membeli buku ini, segan telah membeli berbagai buku masak beli biografi Rasulullah saja tidak pernah. Tentunya terasa timpang sebagai seorang Muslim. Bukunya sendiri ternyata tebal juga 726 halaman, belum termasuk prakata. Cukup berumur sejarah cetak ulangnya, cetakan ke-39 Agustus 2010 dimana cetakan pertamanya tahun 1972. Sedang edisi aslinya dicetak pertama kali di Mesir pada tahun 1935.

Legenda Putri Petung

18 Agu

image

Putri Petung adalah mitologi penduduk Paser (Kalimantan Timur) yang diyakini sebagai pemimpin atau ratu pertama kerajaan Sadurengas. Konon di daerah Paser penduduknya masih sederhana kehidupannya. Belum memiliki tata aturan dalam kehidupan bermasyarakat. Keadaan penduduk tidak tentram tidak menentu, saling silang tikai. Dan disebabkan karena belum adanya pemimpin atau belum ditemukannya seorang yang dapat dijadikan pemimpin mereka. Di situlah banyak masyarakat yang sering terjadi pertikaian kesalahpahaman dan pembunuhan yang tidak bisa terelakkan. Dan masyarakat sering berpindah ladang dan pindah tempat, tidak ada kepastian dalam kehidupan. Masyarakat berburu hewan untuk dimakan bersama keluarga dan dibagi rata dengan teman-temannya. Ditengah kehidupan yang sarat pertikaian dan pertentangan, muncul lah dua orang yang oleh masyarakat tidak diketahui asal-usulnya. Pastinya, kedua orang tua itu bukan masyarakat atau orang yang berada di lingkungan mereka. Kedua orang itu memperkenal diri sebagai Tumindong Doyong yang tua berambut putih memegang kerbau berwarna putih dan satunya lagi sebagai Tumindong Tau Keo. Mulailah kedua orang itu beradaptasi dengan semua masyarakat yang ada di sekitar lingkungan tersebut. Setelah melihat kondisi masyarakat yang serba tidak teratur maka kedua orangtua tadi mencoba memberikan nasehat-nasehat dalam menata kehidupan yang lebih baik. Masyarakat setempat setelah mendengar nasehat terutama dari Tumindong Doyong  yang lebih mereka kenal dengan gelar Kaka Ukup yang artinya orangtua penunggang kerbau yang bernama Ukup, mereka berunding sesuai dengan ilmu yang mereka peroleh dari nasehat tersebut agar Tumindong Doyong atau Kaka Ukup  (ada juga ejaan Kakah Ukop) bersedia menjadi pemimpin mereka dan Tumindong Tau Keo sebagai wakilnya. Namun oleh keduanya usulan tersebut ditolak dengan mengatakan mereka tidak pantas karena memang bukan keturunan raja. Meskipun demikian mereka akan memfasilitasi keinginan masyarakat Paser untuk memiliki pemimpin atau raja. Kaka Ukup kemudian mengajak sekelompok masyarakat untuk berlayar menuju ke pinggir langit untuk mencari orang yang pantas menjadi raja Paser.

Baca lebih lanjut

See u UJE…

26 Apr

Pagi-pagi bangun, aku diberitahu istri bahwa ustadz Jeffry Al Bukhori meninggal karena kecelakaan sepeda motor. Wah, ini pasti hoax, pikirku sebab Uje memang gemar naik moge,  cukup eksentrik untuk seorang ustadz. Pagi setelah duduk di meja kerja dicek aplikasi detiknews di bb, astaga memang betulan. Sangat berduka hati ini, matapun berkaca-kaca. Meski tak pernah bertemu langsung, aku sangat menaruh hormat terhadap ustadz Uje. Alhamdulillah sehabis Jumatan siang tadi, imam sholat Jumat juga menaruh simpati kepada Uje, mengajak jamaah sholat ghoib untuk mendiang Uje usai sembayang Jumat. Lagunya yang paling sering kudengar di rumah adalah “sepohon kayu”. Aku rasakan tatkala dia berdakwah adalah ucapan yang tulus. Salah satu ustadz yang langka karena beliau sewaktu muda bergumul dengan dunia hitam hingga insyaf dan bangkit ke dunia dakwah. Beda dengan ustadz lainnya yang memang dari awal lurus-lurus saja. Apalagi orang yang berasal dari dunia lurus seperti berasal dari pondok pesantren kemudian mencoba masuk ke dalam dunia gelap lalu muncul kembali ke permukaan sambil bercerita perihal dunia gelap yang pernah ditemui. Naif sekali..
Semoga Allah SWT menerima Uje di sisi-nya dan mengampuni segala dosanya. Mudah-mudahan Allah membuka hidayah bagi kita semua dan bisa mengambil hikmah dari sosok Uje.

Marhaban Ya Ramadhan 2

19 Jul

Marhaban Ya Ramadhan

  • Ramadhan bakal datang
  • hampir setahun kita tak bersua
  • dalam nikmatnya tarawih dan sedekah
  • larut dalam masyukmu wahai bulan penuh berkah
  • masukkan diriku dalam harimu
  • Aku berharap segala kebaikanmu
  • sebelum aku berpisah denganmu
  • serasa si buta temukan tongkatnya
  • dalam pekatnya malam
  • seakan gempitanya jeritan
  • si bisu dalam riuhnya deru taufan
  • semoga aku kuat pegang tali buhulmu

Selamat menunaikan ibadah puasa di bulan puasa 2012. Semoga membawa berkah baik kepada diri pribadi maupun lingkungan sekitar kita. Semoga Allah SWT mengampuni segala khilaf.

%d blogger menyukai ini: