Arsip | Buku RSS feed for this section

Akses Digital Perpustakaan Nasional RI

5 Agu

Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (PNRI) kini telah menyediakan akses ke
jurnal-jurnal internasional.
Kabar baik bagi rakyat Indonesia yang gemar belajar, menempuh studi, atau melakukan pemelitian. PNRI melanggan beberapa database jurnal internasional terkemuka untuk berbagai bidang ilmu, seperti Sage Knowledge, Taylor and Francis, Proquest, Cengage Learning, Mylibrary, Ulrichs, EBSCO Host, IGI Global, Westlaw, IG Publishing, dan lain-lain. Anda hanya perlu jadi anggota perpus secara online dan bisa mengakses (mengunduh) jurnal-jurnal tersebut secara digital. Ada juga channel lokal dari Balai Pustaka yang memuat buku-buku terbitan lama dalam 3 format. Namun sayang banyak yang mati linknya.
Cara akses koleksi PNRI mudah yang penting punya koneksi internet, prosedurnya sebagai berikut :
1. Mendaftar dahulu di keanggotaan.pnri.go.id, mengisi formulir digital, dan mendapatkan nomor keanggotaan
PNRI.
2. Masuk ke e-resources.pnri.go.id dengan menggunakan nomor keanggotaan PNRI dan password di atas.
Semoga informasi ini membawa banyak manfaat. Mencerdaskam kehidupan rakyat. Memaksimalkan penggunaan langganan tersebut Karena dibiayai anggaran Negara Dari pajak yang dipungut Dari rakyat.

Shared from Google Keep

Pameran Buku

15 Des

Hari Minggu kembali bertemu hari Minggu. Kembali teringat bahwa ada pameran buku di kota Tanahgrogot yang dimulai di Minggu kemarin. Berarti sudah berlangsung hampir sepekan, sebuah event yang sangat jarang terjadi. Dan arloji di tangan pun sudah menunjukkan jam sembilan malam Minggu. Malam ini adalah pameran terakhir, dengan segera sepedamotor kuarahkan ke lokasi pameran buku di depan Taman Saleha dan Taman Putri Petung. Pameran buku adalah event yang langka, belum pernah aku temui baik di Tanahgrogot maupun Pangkalanbun. Pameran Buku berarti bazar buku yang diselingi dengan kegiatan live lain seperti pertunjukan seni, resensi buku terbuka, atau seminar. Jadi teringat dulu waktu masih kuliah, pernah jadi panitia pameran buku di kampus.
Jam tangan kembali menunjukkan pukul sepuluh malam, masih sangat ramai suasana pameran buku. Begitu melihat berbagai etalase buku-buku yang bermutu, langsung ngebet deh ingin borong buku, gak tahan lagi, sudah lebih dari 10 tahun tidak lihat pameran buku. Dengan mempertimbangan dana yang ada akhirnya aku beli buku autografi Bung Hatta terbitan Kompas Gramedia 1 set yang terdiri atas 3 buku. Ku ambil lagi buku Kalimantan Tempoe Doeloe yang lumayan tebal terbitan Komunitas Bambu. Terakhir sebuah cetakan Alqur’an yang indah dengan sistem blok tajwid berwarna. Di ujung lorong booth buku nampak ramai orang menonton pertunjukkan tarian tradisional Kalimantan yang nampaknya diperagakan oleh anak-anak pelajar SMU. Sayang aku tidak membawa kamera Canon Rebel T3 maupun ponsel BB sehingga tidak bisa mengambil foto event. Namun malam telah larut, aku bergegas meninggalkan pameran buku.

Dibagikan dari Google Keep

%d blogger menyukai ini: