Angsle, Bubur Campursari Khas Jawa Timur

4 Agu
image

Angsle K5 Tepian Kandilo

Di tepian sungai Kandilo, Tanahgrogot, banyak sekali penjual kaki lima berjualan berbagai jenis makanan di malam hari. Bahkan kini bertambah ramai dengan penjual batu akik. Suatu malam Minggu, aku mengantar anak-anak ke taman bermain tepian Kandilo untuk beli kembang api. Ada gerai kaki lima yang membetot perhatianku, tampaknya baru, makanan angsle. Sebuah jenis bubur ketan dan kacang hijau dicampur dengan beberapa jenis isian. seperti roti tawar, butiran mutiara sagu, dengan adonan santan kelapa yg encer dan aroma jahe. Disajikan hangat di dalaam wadah mangkuk,teringat ronde jadinya. Angsle merupakan makanan khas Jawa Timur, banyak dijual di daerah eks Karesidenan Kediri seperti Blitar, Trenggalek, dan Tulungagung. Dulu sewaktu masih di kampung halaman masih jarang bertemu penjual angsle. Begitu berjumpa di Tanahgrogot, langsung deh aku samperin makan seporsi. Rasanya asli angsle, dengan tektur dominan ketan putih, ketan hitam, kacang hijau, dan aroma jahe. Top markotop, recomended. Namun menurutku citarasa jahe masih kurang kuat, perlu dinaikkan sedikit. Makann semangkuk langsung kenyang, seporsi banyak betul isinya. Makan angsle sambil bernostalgia, mengingaat-ingat masa lalu…

image

Angsle

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: