Bamboo Rafting Loksado dan Batu Akik Red Amandit

26 Jul
image

Gerbang Wisata Alam Loksado

Liburan lebaran kemarin aku bersilaturahmi dengan kerabat di Kandangan, Kalimantan Selatan. Berangkat sebelum Subuh, tiba di Kandangan selepas Isa. Menginap semalam, pagi hari minum teh dan kopi sambil makan camilan, pisang goreng dan wadai lainnya diselingi bercakap-cakap. Adat istiadat khas masyarakat Kandangan sebelum makan pagi yang kental hubungan sosialnya. Selepas makan pagi, kami berangkat menuju Loksado, obyek wisata alam yang populer berkendara 2 mobil minibus. Menyusuri perbukitan dengan jalan aspal sempit yang berkelok-kelok dan terjal selama satu jam. Tiba di Loksado hulu sungai Andamit, lokasi bamboo rafting yang unik. Merupakan salah satu wisata berbasis kearifan lokal. Sungai Amandit bersumber air dari pegunungan Meratus, masih sangat jernih alami. Jika beruntung anda dapat menemukan batu akik Red Amandit yang langka di sungai Amandit. Ujung hilir sungai Amandit terbelah dua menjadi sungai Bangkan dan sungai Kalumpang yang semuanya akan bermuara ke sungai Barito.

image

Bamboo Rafting

Bamboo rafting mulai dari Laksado dengan akhir di Tanuhi, berdurasi 2-3 jam berjarak tempuh sekitar 8 km. Waktu yang tepat untuk menikmati bamboo rafting adalah musim penghujan dimana debit sungai Amandit mencapai puncaknya. Pada saat itu riam-riam lebih deras dan dalam sehingga adrenalin lebih terpacu. Wahana yang gunakan pada bamboo rafting adalah rakit yang dibuat dari susunan batang bambu. Terdiri atas sekitar 10 batang bambu ukuran 7-8 meter. Satu rakit berkapasitas maksimal 3 orang penumpang dan 1 orang joki. Rakit bambu dalam bahasa lokal adalah lanting paring. Ecowisata ini berasal dari kearifan lokal masyarakat Dayak pegunungan Meratus yang turun menurun. Mereka secara tradisional berdagang menjual batang-batang bambu maupun hasil alam lainnya dengan mengikuti arus sungai Amandit dari Laksado menuju kota Kandangan dengan berkendara rakit bamboo selama dua hari. Masyarakat Dayak Meratus tradisional masih bisa dijumpai di Laksado hingga sekarang dan menjadi salah satu wisata selain bamboo rafting, pemandian air panas, dan air terjun.
Tarif bamboo rafting sekali jalan adalah 250 ribu dengan rute Loksado – Tanuhi.

image

Sungai Amandit

Setahun sekali ada event Festival Bamboo Rafting dengan rute Laksado-Kandangan. Diselenggarakan Dinas Pariwisata kabupaten Hulu Sungai Selatan pada saat debit sungai Amandit mencapai puncaknya di musim penghujan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: