Bulikan

16 Apr
image

Bundaran Orangutan

Sebuah pemecahan rekor pribadi, berkendara sejauh hampir 1200 kilometer, serasa menyusuri jalan Daendels dari Anyer ke Penarukan. Sebenarnya secara Google Map jarak lurus Tanah Grogot ke Pangkalan Bun adalah 800 km. Jarak tempuh menjadi lebih panjang karena jalan berliku dan menempuh rute Banjarmasin. Berangkat dari Tanah Grogot pada pagi hari, mobil diisi penuh full tank (45 liter). Infrastruktur jalan dari Grogot hingga perbatasan Tanjung terasa berat, naik turun bukit yang cukup terjal dengan kondisi aspal jalan yang buruk. Tiba di perbatasan Kaltim-Kalsel tepat tengah hari untuk rehat siang. Perjalanan dilanjutkan ke Banjarmasin, sampai jam sembilan malam. Menginap satu malam dan mobil diisi bensin premium penuh lagi hingga full tank menghabiskan 24 liter. Setelah sarapan pagi, perjalanan dilanjutkan menuju Sampit. Jalan raya antara Banjarmasin ke Palangka Raya terasa lebar dan lalu lintas lengang sehingga bisa digeber 120 km/jam. Melintasi jalan ring luar kota  Palangka Raya tepat tengah hari dan rehat siang. Jalan raya Palangka ke Sampit masih mulus namun jalan sudah mulai mengecil dan lalu lintas yang lebih padat. Tiba di Sampit menjelang Maghrib, diputuskan istirahat lagi semalam demi keselamatan berkendara. Menginap di penginapan dekat alun-alun, sudah sekali pernah menginap di hotel tersebut. Pagi hari perjalanan dilanjutkan lagi, sebelumnya kendaraan sudah diisi full tank habis 22 liter bensin premium. Toyota Avanza 1.3 masih mencapai 14 kilometer per liter, lumayan irit untuk kelas kendaraan Low MPV dengan bahan bakar bensin premium. Namun disarankan anda menggunakan bensin pertamax yang memiliki nilai oktan lebih tinggi, akan lebih efisien lagi konsumsi bahan bakar meski harus merogoh kocek lebih dalam. Seliter premium harganya 7300 sedangkan seliter pertamax berharga 10600. Sangat terasa selisih harganya di dompet.
By the way, perjalanan dari Sampit ke Pangkalan Bun cukup lancar namun kondisi jalan raya lebih jelek daripada Banjar ke Sampit. Pada umumnya erosi dan amblas di bagian pinggir. Masih mendingin dibandingkan kondisi jalan di Kaltim perbatasan Kalsel. Tiba di Pangkalan Bun sekitar jam 11 waktu setempat, belum mencapai tepat tengah hari. Alhamdulilah bisa berkumpul lagi dengan keluarga Paangkalan Bun meskipun hanya seminggu. Semoga membawa barokah.

Satu Tanggapan to “Bulikan”

  1. jtxmisc 18 April 2015 pada 10:38 AM #

    mantap mas infonya ini, jadi bisa lebih mengetahui tentang dunia ini🙂 , Info sangat menarik, sukses ya mas..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: