Bayar Pajak di Samsat

15 Apr

Untuk kesekian kalinya aku bayar pajak sepeda motor tahunan di Samsat kota Pangkalan Bun. Seperti biasa, banyak warga yang duduk mengantre. Aku mengambil nomer antrian dapar nomer antrian hampir 200. Posisi display antrian pada posisi 150-an, kemajuan yang besar mirip antrian di bank. Semakin memberi kenyamanan buat orang untuk membayar pajak, menyetor uang buat negara. Meski pelayanan harus ditingkatkan seperti kebersihan ruangan dan penyejuk udara (AC). Tiap tahun mesti ada peningkatan. Dulu ada pengalaman pelayanan BRI dan bank swasta. Pertama mengenal bank swasta di kampung adalah BCA. Pegawai BRI yang melayani nasabah pada umumnya sudah cukup berumur dengan. wajah dingin dan kata-kata ketus. Bertolak belakang dengan pegawai bank swasta yang ramah dan menebar senyum dalam melayani nasabah. Serupa dengan pelayanan di RSUD, perawat yang sudah cukup berumur dengan wajah muram bahkan tak segan mengomeli pasien. Bertolak belakang dengan perawat RS swasta yang sabar dam telaten melayani pasien. Mudah-mudahan pelayanan Samsat yang memang tidak ada saingannya dalam melayani warga negara bisa meniru hal-hal yang lebih bagus dalam hal customer service dan customer satisfication.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: