Pasar Senaken dan Pecel Pincuk

2 Des

Sebuah pasar di tepi sungai Kandilo wilayah kecamatan Tanah Grogot, terbesar di kabupaten Paser. Pasar tersebut merupakan pasar basah atau pasar tradisional. Tepat disamping pasar ada sentra warung makanan lokal, relokasi dari jalan tepian sungai Kandilo. Tempat parkir sepeda motor di dalam pasar Senaken sangat lapang dilengkapi dengan atap dan menara penangkal petir. Di parkiran sepedamotor sebagian lahan parkir diisi wahana mainan anak-anak seperti odong-odong mini dengan berbagai model, kolam mini pemancingan mainan, dan istana balon.

Di sini aku biasa menemani anak-anak bermain setiap sebulan sekali saat bis belanja turun ke kota setelah gajian. Kadang sambil makan nasi pincuk pecel Madium. Di dekatnya ada penjual pecel Madiun kaki lima. Cita rasanya

istimewa, aku sangat suka nasi pecel pincuk ini. Sayurnya daun singkong dan kemangi, ada dua iris mentimun, ditaburi sangrai parutan kelapa, lauknya peyek teri dan perkedel. Bumbu pecelnya pas di lidah tingkat pedas dan ulekan kacang tanah goreng. Top markotop, makan sambil lesehan beralas sepasang sandalku sendiri untuk mengganjal pantat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: