Foto Selfi Monyet dan Media Yang Serakah

9 Agu

Malang nasib David Slater, foto selfi monyet hasil jepretan kameranya diklaim Wikimedia bukanlah hak milik atau hak cipta Slater. Wikimedia beralasan bahwa sang monyet sendirilah yang memotret dirinya sendiri, bukan Slater. Sehingga Wikimedia merasa berhak memajang foto itu tanpa perlu meminta izin Slater. Bahkan meskipun Slater telah menyampaikan keberatan kepada Wikimedia. Sebuah media yang tampaknya ingin populer dengan modal minim, kurang menghargai fotografer. Memang betul cuma seekor monyet hitam yang menekan tombol shutter kamera. Namun Slater telah berupaya dengan mendatangi habitat monyet hitam di Sulawesi. Dan dia beruntung dengan insiden bersama monyet tersebut. Fotografer yang bergantung pada alat, keterampilan, waktu, dan keberuntungan. Namun sering kalah dengan institusi dan korporasi yang tamak. Masih ingat kasus yang sempat rame mengenai rencana perubahan kebijakan Instagram yang akan mengklaim hak cipta foto-foto yang dimuat di situs Instagram. Akhirnya Instagram kembali ke kebijakan semula bahwa hak cipta foto masih dipegang oleh fotografer.

Shared from Google Keep

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: