Total Productive Maintenance

17 Apr

TPM (Total Productive Maintenance) merupakan upaya sebuah perusahan yang didasarkan kerja sama kelompok yang luas untuk membangun kualitas dan meningkatkan efektivitas semua peralatan. Total:  semua pekerja terlibat; bertujuan menghilangkan semua kecelakaan, cacat produk, dan breakdown. Productive: dilaksanakan meskipun dalam proses produksi; meminimalkan masalah Maintenance: dijaga dalam kondisis bagus; perbaikan, pembersihan dan pelumasan. TPM mengkombinasikan praktik preventive maintenance tradisional amerika dengan total quality control dan total employee involment, untuk menciptakan budaya di mana operator mengembangkan rasa memiliki terhadap alat dan menjadi rekan sepenuhnya maintenance, engineering dan manajemen untuk menjamin alat beroperasi dengan baik tiap hari. Sejumlah konsep umum TQM tidak berjalan dengan baik di dalam lingkungan maintenance. Keperluan untuk mendapatkan yang lebih dari pada preventive maintenance diketahui dengan cepat oleh perusahaan yang melaksanakan TQM.  
Prinsip-prinsip TPM:
– Meningkatkan efektivitas semua peralatan
– Memperbaiki system perawatan terencana
– Operator merupakan monitor keadaan yang terbaik
– Menyediakan pelatihan untuk meningkatkan skill pengoperasian dan perawatan
– Melibatkan semua orang dan memanfaatkan kerja sama team lintas fungsi yang bersifat perawatan mandiri.

Delapan Pilar Utama TPM
1. Perawatan Mandiri Melatih operator guna mengurangi celah antara operator dan staf maintenance sehingga mudah saling bekerjasama sebagai satu team. Mengubah perlengkapan sehingga operator dapat mengidentifikasi kondisi tidak normal dan mengukur keausan sebelum berdampak pada proses atau kegagalan. Tujuh langkah implementasi untuk mengembangkan pengetahuan, peranan, dan tanggung jawab operator terhadap alat: – melakukan pembersihan awal dan inspeksi – menanggulangi sebab dan akibat dari kotoran dan debu – melaksanakan pembersihan dan pelumasan – dilakukan pelatihan inspeksi umum – melakukan pengecekan inspeksi peralatan – control dan manajemen tempat kerja – peningkatan terus menerus.
2.  Perbaikan alat dan proses Tujuannya untuk memaksimalkan efisesiensi dengan menghilangkan sampah dan losses. Manufacturing losses ada kategori losses besar: equipment losses, manpower losses, material losses.
3. Perbaikan terencana Bertujuan melaksanakan preventive dan predicitive maintenance terhadap alat dan perlengkapan. Siklus alami operasional dari bagian mesin harus tercapai seperti pengoperasian yang benar, setting yang tepat, pembersihan, pelumasan, pengencangan, perbaikan cacat kecil, dan suku cadang yag bermutu.
4. Manajemen peralatan baru Bertujuan untuk mempersingkat pengembangan peralatan atau produk baru; waktu start up, commissioning dan stabilisasi terhadap kualitas dan efisiensi. Peralatan baru perlu dibuat mudah dioperasikan, mudah dibersihkan, mudah dirawat dan awet, cepat disetel, biaya operasional yang murah.
5. Manajemen kualitas proses Merupakan proses dari mengontrol keadaan komponen alat yang mempengaruhi kualitas produk. Tujuannya untuk menciptakan dan memelihara kondisi pencapaian nol cacat produk. Rata-rata mutu berhubungan erat dengan: keadaan material, ketelitian alat, etode produksi, dan parameter proses.
6. TPM di dalam bagian administrasi dan pendukung Bagian administrasi dan pendukung bias dilihat sebagai bagian proses yang tugas pokoknya adalah mengumpulkan, mengolah, dan mendistribusikan informasi.
7. Pendidikan dan pelatihan TPM adalah proses belajar yang terus menerus. Dua komponen utamanya adalah pelatihan soft skill dan pelatihan teknis.
8. Manajemen lingkungan dan keselamatan Menjamin keselamatan dan mencegah dampak buruk terhadap lingkungan merupakan prioritas penting dalam tindakan TPM.  

Keuntungan TPM:
– meningkatkan produktivitas alat
– mengurangi downtime alat
– meningkatkan kapasitas pabrik
– mengurangi biaya produksi dan biaya maintenance
– mengarah pada nol cacat produk yang disebabkan alat
– meningkatkan kepuasan kerja
– mempercepat balik modal

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: