Tambora, Dari Musibah Hingga Sepeda

11 Mar

Gunung Tambora, terletak di pulau Sumbawa, dahulu kala adalah salah satu puncak gunung tertinggi di Nusantara, menjulang 4300 m dpl. Gunung api aktif tersebut meletus hebat skala erupsi 7 pada 5 April 1815, termasuk ledakan terbesar di dunia. Menimbulkan musibah, puluhan ribuan manusia tewas baik secara langsung maupun tidak langsung akibat muntahan vulkanik, tsunami, dan bencana susulan. Meninggalkan kaldera selebar 7 km dan ketinggian gunung tinggal 2851 m dpl.  Semburan abunya menyebar hampir ke seluruh penjuru dunia sehingga berdampak pada anomali iklim, tidak muncul musim panas di Eropa dan Amerika Utara setahun pasca erupsi. Tidak saja berdampak fisik tapi juga berpengaruh secara sosial politik, tak terkecuali daratan Eropa. Termasuk mengubah kondisi geopolitik Eropa pada masa dominasi Napoleon.
Namun ada hikmah positif dari bencana dunia yang ditimbulkan oleh gunung Tambora. Tidak hanya manusia yang tertimpa kelaparan, hewan piaraan termasuk kuda sebagai alat angkutan utama juga terkena musibah karena sulitnya mencari pakan ternak. Seorang pria Jerman berusia 34 tahun bernama Karl Freherr von Drais memutar otak untuk menciptakan alat mekanik yang bisa menggantikan peran kuda sebagai sarana angkutan. Dia berhasil menciptakan prototipe sepeda kayuh yang terbuat dari bahan kayu. Alat tersebut disebut draisine yang kemudian menjadi cikal bakal sepeda. Hingga kemudian alat itu berevolusi hingga sekarang menjadi mode transportasi jutaan manusia di seluruh penjuru dunia. Iklim buruk yang ditimbulkan oleh letusan gunung Tambora mendorong Karl Drais menciptakan alternatif kuda.
Bagaimana pendapat anda.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: