Preventive Maintenance Flexible Coupling

20 Des

Coupling memiliki dua fungsi utama yakni pertama meneruskan daya untuk ditransmisikan dari sistem sebelum coupling menuju sistem setelah coupling. Kedua sebagai pengaman terhadap beban berlebih, jika muncul beban berlebih dari sistem setelah coupling maka coupling akan mengalami kegagalan fungsi sehingga beban berlebih tersebut tidak sampai menimpa sistem sebelum coupling. Namun demikian, secara periodik perlu dilakukan perawatan dan pengecekan supaya coupling tidak mengalami kegagalan di luar fungsi utamanya tersebut. Kegagalan yang tidak seharusnya. Sumber utama kegagalan tidak lazim adalah aus yang disebabkan oleh misalignment dan unbalance. Faktor lainnya adalah aus yang disebabkan bantalan karet peredam sudah habis sehingga muncul gesekan langsung metel dengan metal. Alignment coupling bertitik tolak dari shaft drive dan driven coupling. Periksa dudukan gearbox dan dudukan electromotor. Sesuaikan kelurusan vertikal maupun horizontal. Unbalance bisa ditimbulkan oleh keausan persinggungan metal coupling uang disebabkan tiadanya bantalan karet atau rubber bush. Cepatnya bantalan bush aus bisa disebabkan karena misalignment tadi. Salah metode alignment shaft yang cepat dan tepat adalah memakai shaft alignment tool yang memang berharga mahal. Penulis sendiri sangat mendambakan peralatan semacam ini. Bagaimana pendapat anda.

Posted from WordPress for BlackBerry.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: