Pengenalan Teknologi Pabrik Kelapa Sawit

2 Agu

Pabrik kelapa sawit merupakan salah satu bagian dari bisnis proses perkebunan kelapa sawit dengan produk akhirnya adalah CPO (Crude Palm Oil). Buah kelapa sawit dihasilkan di kebun, sedangkan untuk proses pengolahan buah kelapa sawit sampai dengan didapat CPO dilakukan oleh Pabrik Kelapa Sawit (PKS). Proses yang terjadi di PKS sebenarnya cukup sederhana yaitu memeras minyak yang terdapat dalam TBS (Tandan Buah Segar) kelapa sawit atau FFB (Fresh Fruit Bunch). Tetapi dalam pelaksanaannya memerlukan beberapa langkah dan proses yang panjang dan rumit untuk dapat dihasilkan CPO dengan mutu yang baik.

Pabrik Kelapa Sawit

Pabrik Kelapa Sawit (gambar: gopdc-ltd.com)

Stasiun-stasiun yang dilalui dalam pengolahan kelapa sawit adalah :

1.Stasiun Penerimaan TBS (FFB Reception)

2.Stasiun Perebusan (Sterilization)

3.Stasiun Penebahan (Threshing)

4.Stasiun Pengempaan (Pressing)

5.Stasiun Klarifikasi (Clarification)

6.Stasiun Pengolahan Biji (Kernel)

7.Stasiun Pengolahan Inti (Kernel Crushing Plant)

Stasiun-stasiun tersebut dalam pengoperasiannya dibantu oleh beberapa unit kerja dan bagian-bagian, yaitu :

1.Unit Pengolahan Air (Water Treatment)

2.Unit Penghasil Uap (Boiler) dan Pembangkit Tenaga (Power Generation)

3.Unit Pengolahan Limbah (Effluent Treatment)

4.Laboratorium

5.Maintenance dan Workshop

Dalam melaksanakan fungsinya PKS memiliki 3 tujuan yaitu menghasilkan produk dengan memperhatikan :

a.Kualitas, yaitu bagaimana dihasilkan CPO dengan mutu yang memenuhi standard yang telah ditentukan.

b.Kuantitas, yaitu bagaimana dihasilkan CPO dengan rendemen tinggi dan meminimalkan losses yang terjadi.

c.Cost, yaitu biaya produksi yang efektif dan efisien.

Untuk mencapai tujuannya maka perlu mendayagunakan seluruh sumber daya yang ada di pabrik yaitu tenaga kerja, mesin, bahan baku dan modal dengan semaksimal mungkin.

Bagan Pengolahan PKS (gambar: plotspalmoil.com)

Bagan Pengolahan PKS (gambar: plotspalmoil.com)

2 Tanggapan to “Pengenalan Teknologi Pabrik Kelapa Sawit”

  1. yeri febrian 8 Agustus 2012 pada 5:30 AM #

    di setasiun manakah yang menghasilkan losses?
    dan bagaimana penaggulangan nya?

    • cakidur 8 September 2012 pada 6:16 PM #

      Semua stasiun mengeluarkan losses baik losses yang terukur maupun losses yang tidak terukur. Setiap pabrik memiliki kebijakan dan prosedur dalam menanggulangi semua losses tersebut.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: