Serangan Heli NATO, Awal Operasi Darat ke Libya?

8 Jun

Heli Serang Apache dari Kapal Induk

Pekan awal Juni 2011, heli tempur Inggris Apache dan heli tempur Perancis Tiger mulai melancarkan serangan ke kota-kota pesisir Libya seperti Brega dengan menyasar target-target yang tidak terjangkau dari ketinggian pesawat-pesawat tempur NATO. Turunnya helikopter tempur telah menandai fase kedua eskalasi militer dalam peperangan palagan Libya. Membuka pintu untuk serangan udara jarak dekat (close air support dan low altitude air operation). Pada tanggal 1 Juni anggota NATO bertemu di Brussels untuk membahas strategi lanjutan serangan yang telah berlangsung selama 90 hari. Selama dua bulan terakhir NATO sudah menggelar 9036 sorti operasi udara termasuk 3443 sorti serangan udara. Fase kedua operasi membuka jalan bagi pasukan darat pemberontak yang yang didukung satuan komando NATO bergerak menuju Tripoli dari basis mereka di Timur, dari Benghazi hingga Misrata. Operasi fase pertama NATO berupa serangan udara pesawat-pesawat tempur dari ketinggian tinggi (high altitude) efektif melumpuhkan basis-basis pertahanan udara pemerintah Libya dan tank atau kendaraan lapis baja. Pertahanan udara Libya diperkirakan tinggal senjata panggul atau rudal manpads atau sejumlah kecil tank arhanud yang lolos dari serangan udara. Fase pertama operasi NATO berhasil memaksa posisi pasukan Libya dari ofensif menjadi defensif untuk menghindari kerugian yang lebih besar karena air superiority dipegang armada udara NATO.

HMS Ocean, Kapal Induk Serbu Amfibi AL Inggris

Fase ketiga diperkirakan adalah mendaratnya pasukan darat NATO di palagan Libya. Namun sejumlah analis mengemukakan bahwa meskim tidak menutup kemungkinan, pasukan darat NATO kecil kemungkinan diterjunkan langsung karena pertimbangan politis menjaga sensisitivitas internasional sebagaimana kasus di Iraq dan Afghanistan. Untuk menciptakan citra bahwa yang menggulingkan rezim Qadhafi adalah rakyatnya sendiri bukan NATO. Analisis saya pasukan NATO akan mendarat jika pasukan pemberontak kesulitan atau terlalu lama dalam menaklukkan Tripoli sehingga memaksa pasukan darat NATO untuk mendobrak kebuntuan. Namun fase ketiga ini sudah dipersiapkan dengan matang oleh NATO. Gugus tugas kapal induk CVN77 George HW Bush telah berada di laut Mediterania menyusul kapal induk marinir AL Perancis dan AL Inggris, Tonnerre dan HMS Ocean. Tonnere merupakan kapal kedua kelas Mistral, kelas kapal induk helikopter dan serangan amfibi berbobot 21.300 ton dan panjang 199 meter. Tempatnya mangkalnya helikopter serang Eurocopter Tiger juga Gazelle berserta batalyon marinir. HMS Ocean merupakan kapal LPH (Landing Platform Helicopter) berbobot 22.500 ton dan panjang 203,4 meter mampu menampung hingga 18 heli beserta 800an marinir, tempat mangkalnya heli Apache Inngris setelah dipensiunkannya pesawat tempur Sea Harrier.

Tonnerre, Kapal Induk Serbu Amfibi AL Perancis

Kapal induk CVN77 GHWB merupakan kapal induk kesepuluh sekaligus terakhir dari kelas Nimitz yang mampu memuat hingga 90 pesawat tempur. Beserta kapal perang dalam gugus tugasnya destroyer USS Truxtun dan USS Mitsher, penjelajah Gettysberg dan Anzio akan memperkuat Armada Keenam dengan kapal USS Baatan yang merupakan salah satu gugus serang amfibi terkuat bisa mendaratkan hingga 2000 marinir. Persiapan pendaratan amfibi NATO telah digelat dengan pelaksanaan latihan perang bersandi Saxon Warrior di lepas pantai Cornwall Inggris dari tanggal 19-26 Mei 2011 melibatkan kapal perang AS, Inggris, Perancis, Jerman, Swedia, dan Spanyol dengan mengerahkan 26 unit kapal perang. Latihan perang ini memperkuat komado dan koordinasi dalam penggelaran operasi angkatan laut bersama. Bisa dipastikan latihan ini memang ditujukan untuk palagan Libya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: