Intelijen dan Osama Bin Laden

3 Mei

Kematian Osama Bin Laden yang telah dipastikan oleh AS dan Pakistan pada Ahad malam waktu setempat. Namun kematiannya tidak mengherankan atau mengejutkan. Perburuannya selama ini adalah tinggal menunggu waktu saja kapan keputusan untuk mengeskeskusinya diketok. Pergerakan terorisme terutama yang tingkat internasional sangat dipengaruhi oleh aktivitas intelijen yang keputusannya disandarkan pada kepentingan penguasa terutama negara-negara kuat seperti NATO , Rusia, dan Israel. Bertilik dari pembentukan kelompok-kelompok perlawanan pendudukan Uni Soviet di Afhganistan di mana AS termasuk sangat berperan. Demikian pula pada saat perang Irak-Iran di mana AS sangat mendukung Saddam Husein dalam melawan rezim Mullah Iran karena AS memiliki banyak kepentingan. Dimana setelah misi tercapai dan Osama memiliki misi sendiri di kemudian hari maka terjadilah konflik kepentingan yang tidak disetujui oleh AS. Demikian pula selama perang pendudukan Soviet, Osama bagian yang tidak terpisahkan dari praktik intelijen AS dalam melawan hegemoni beruang merah di Afhganistan. Selama perburuan Osama Di tanah Afhganistam sejumlah laporan menyebutkan bahwa tentara AS beberapa kali sangat dekat dengan posisi Osama namun perintah ditarik kembali. Fakta lain juga menunjukkan malahan Osama saat tewas ditembak tinggal di Abbottabad dalam villa mewah, tidak jauh dari ibukota Islamabad. Abbottabad sendiri adalah tempat bagi tiga resimen tentara Pakistan dan ribuan personil militer dan dihiasi dengan bangunan militer. Penemuan bahwa Osama bin Laden tinggal di sebuah kota militer di Pakistan menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana dia berhasil menghindari penangkapan dan apakah intelijen dan militer Pakistandan AS tahu keberadaannya. Apakah presiden Obama sudah tidak memerlukan kehadiran Osama yang merupakan salah satu alasan utama kehadiran militer AS di Afhganistan. Bertolak belakang dengan tujuan utama invasi unilateral AS terhadap Iraq pada tahun 2003 dimana Iraq dituduh memiliki senjata pemusnah massal namun hingga kini tidak pernah diketemukan senjata tersebut. Kecenderungannya setelah misi di Afhganistan selesai berlanjut ke misi Libya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: