Kasus Icha Kawin dan Pendidikan Seks

4 Apr

Baru diketahui bahwa ternyata cewek yang dikawini M Umar, Icha alias Fransiska Anastasya Oktaviany, 6 bulan kemudian ternyata laki-laki merupakan bukan kasus pertama kali di Indonesia. Kasus ini berulang kembali, bahkan pelakunya modusnya hampir sama dengan alat kelamin laki-laki sebenarnyanya tanpa penipuan dengan penggantian alat kelamin. Hal ini mencerminkan prilaku dan kesadaran yang menyimpang dari akidah, tidak cuma dari sisi pelaku tapi terutama si korban sendiri. Rasulullah bersabda, seorang wanita hendaknya dinikahi karena empat perkara, karena hartanya, karena kecantikannya, karena keturunannya dan atau karena agamanya (akhlak), Pilihlahlah karena agamanya, engkau akan beruntung. Selain itu dalam filosofi tradisional dalam mencari jodoh ada pertimbangan bibit, bebet, dan bobot. Dalam pernikahan tidak bersifat individualis, sekedar melibatkan calon pasangan tapi juga mau tak mau pasti berimbas pada keluarga dan kerabat keduanya. Bahkan secara sederhana ada metode yang sekedar ta’aruf (berkenalan) tanpa berkhalwat (berpacaran/masyuk di tempat-tempat sepi). Itu adalah metode paling sederhana dalam memastikan calon pendamping hidup. Jauh dari kehidupan virtual melalui social networking yang berliku-jebak disertai nafsu syahwat semata. Terutama dengan sangat mudah dan luasnya media pornografi yang sangat mudah diakses. Padahal sebenarnya yang sangat dibutuhkan adalah media seksologi baik secara medis-psikologis maupun secara religius. Kasus Icha mulai bertahan 6 bulan baru terkuak terutama waktu berhubungan seks suami-istri Icha selalu minta lewat belakang atau anal seks(liwath/sodomi). Ini merupakan gunung es prilaku dan akhlak generasi penerus bangsa yang harus bersama-sama dibenahi, dari yang sederhana mulai dari keluarga kita sendiri. Berkaca dari masa lampau bahwa kaum Nabi Luth diazab Allah SWT akibat banyak prilaku kaumnya yang gemar berliwath/ anal seks.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: