BlackBerry Battery Charger Bundle

8 Mei
image

BB Battery Charger Bundle.

Setelah tidak memiliki powerbank akibat konslet, aku kembali mencari penggantinya. Teringat aksesoris ponsel blackberry Q10 yang tahun kemarin hendak dibeli. Sayangnya waktu itu masih mahal banget, 500-600 ribuan. Kini kutengok lagi di situ online Lazada, situs jual beli online langgananku. Dulu gemar beli online di Bhinneka, namun sekarang beralih ke Lazada karena promosi yang gencar dan pelayanan yang memuaskan. Di situs Lazada, harga blackberry battery charger bundle untuk Q10 harganya turun drastis menjadi 250 ribu. Lebih dari 50 persen turunnya, paket sudah termasuk batere NX1. Langsung aku beli dan transfer pembayaran. Tidak sampai seminggu, barang sudah tergeletak di meja kerjaku. Unbox tuh paket barang dan kutes. Dicolokkan memakai charger handset blackberry ke stop kontak sumber listrik tidak tanda reaksi sebagaimana powerbank lainnya. Tapi kalau dicaskan ke laptop muncul tanda berkedip satu indikatornya. Sesudah diganti dengan charger asli bawaan Q10 baru muncul tanda berkedip saat dicolokkan ke stop kontak. Tanda berkedip ada 3 warna sebagai indikator yakni merah, kuning, dan hijau. Uhuui… mirip lampu lalu lintas. Merah artinya isi batere 50 persen atau kurang, kuning berarti isi batere 75 persen, dan hijau menunjukkan isi batere di atas 90 persen. Faedah blackberry battery charger bundle ada dua yakni sebagai powerbank dan sebagai pengisi daya batere luar. Sebagai powerbank memiliki kelemahan daya maksimumnya sama dengan daya batere internal ponsel BB Q10 karena batere sama memakai NX1. Keunggulannya adalah sebagai pengisi daya batere luar dimana sewaktu batere hape BB Q10 low-bat bisa ditukar dengan batere charger bundle. Batere yang low-bat tersebut dicas oleh charger bundle menggunakan sumber daya luar. Metode ini akan memperpanjang usia pakai batere sebab mengisi daya batere ponsel sambil memakai ponsel akan membuat batere ponsel cepat soak. Dimensi blackberry battery charger bundle ukurannya tidak melebihi dimensi handset blackberry Q10 bahkan sedikit lebih kecil. Sangat recommended buat pemakai setia ponsel BlackBerry yang mengusung batere BlackBerry NX1.

image

Dibuka tanpa batere

image

Batere BB NX1

image

Dicas memakai kable data usb

Powerbank Konslet Nyaris Meledak

6 Mei

Cukup banyak kisah yang kubaca di media online tentang batere ponsel dan powerbank yang terbakar ataupun meledak bahkan ada yang menyetrum pemakainya hingga tewas. Seminggu yang lalu aku pun nyaris mengalaminya. Seperti biasa di sore hari ponsel BB menderita low bat. Penggunaannya memang cukup intens untuk percakapan, sms, 3 akun email aktif, dan aplikasi pesan (whatsapp dan bbm). Masih ditambah dengan aplikasi baca berita Detik. Supaya ponsel tidak mati maka aku colokkan powerbank. Cukup berumur powerbank tersebut, hampir setahun. Beli di plasa kota, berwarna hitam, kotak tebal, dengan daya besar 10 ribu mAh, made in china. Waktu itu kurogoh kocek tigaratusan ribu. Tahun kemarin kapasitas sebesar itu tergolong gahar dan sangar. Alasanku selain buat ngecas hape juga sekalian charging tablet galaxy tab2. Secara fisik terlihat lucu saat dipakai ngecas ponsel. Powerbank tampak lebih besar dan lebih tebal dibandingkan hape yang dicas. Kadang membetot perhatian kolega, dikirain barang apa. Saat ini sudah banyak beredar powerbank kapasitas besar namun kecil dan setipis ponsel. Ada teman kantor memakai powerbank 20 ribu mAh tapi dimensinya mirip dengan ponselnya yang samsung galaxy s4. Kembali ke kisah powerbankku, tidak lama sesudah kucolokkan powerbank ke hape bb, body powerbank terasa hangat dan di layar bb muncul notifikasi bahwa sumber daya tidak bisa dikenali. Lantas kucabut kabel charger dari hape, sesaat keluar pijar api dan asap dari kabel charger. Api dan asap sebentar sudah hilang. Kuperhatikan platik kabel telah meleleh dan sebagian bodi plastik powerbank juga ada yang meleleh. Tapi bodi powerbank tetap terasa hangat. Daripada terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, aku lempar powerbank itu jauh-jauh keluar pagar kantor. Jadi ingat kisah-kisah seram tentang peristiwa batere ponsel dan powerbank yang kubaca. Naas tapi masih mujur.

Serbuan Minimarket di Tanah Grogot

2 Mei
image

Alfamidi Tanahgrogot

Seminggu yang lalu mulai beroperasi minimarket Indomaret di kota Tanah Grogot. Benar-benar persaingan sengit di sektor toko retail jaringan. Padahal baru beberapa bulan minimarket Alfamidi buka perdana di Tanah Grogot. Pembukaan Alfamidi dan Indomaret membikin suasana kota ini makin hidup dan bergerak sekaligus meramaikan bisnis toko retail. Tentunya sesuatu yang baru karena jenis toko retail jaringan. Sebelumnya di sini hanya ada minimarket lokal seperti Ardhamart, Benua Serbu, dan lain-lain. Konsep toko retail modern seperti Alfamart, Indomaret, dan Alfamidi berbeda dengan minimarket tradisional dimana toko retail modern dikelola lebih profesional dan menawarkan kenyamanan belanja kebutuhan pokok sehari-hari dengan harga bersaing dengan toko dan minimarket tradisional. Secara nasional untuk sektor toko retail atau minimarket memang didominasi oleh duo Alfamart dan Indomaret.

image

Indomaret Tanahgrogot

Munculnya Alfamidi semakin meramaikan persaingan bisnis. Alfamidi mengusung konsep baru dengan menambahkan item fresh food atau produk segar seperti buah-buahan dan sayuran di rak etalasenya. Sedikit berbeda dengan Alfamart dan Indomaret yang murni hanya groceries atau barang-barang kebutuhan pokok sehari-hari. Indomaret sendiri merespon munculnya Alfamidi dengan mengembangkan Indomaret Fresh meskipun jumlahnya baru sedikit. Konsumen kini memiliki preferensi belanja berubah seiring dengan semakin banyaknya kelas menengah. Mereka cenderung berbelanja ke tempat yang lebih dekat dengan tempat tinggal namun memperhatikan tingkat kenyamanan berbelanja. Frekuensi belanja pun bergeser dari belanja bulanan menjadi belanja mingguan bahkan harian.
Kini di Tanah Grogot hadir 2 buah minimarket Alfamidi dan 2 buah minimarket Indomaret. Keempat empatnya hadir di lokasi yang tidak berjauhan. Apakah nanti muncul juga minimarket Alfamaret?

Tanjung Penghujan

2 Mei
image

Pantai Tanjung Penghujan

Alhamdulillah berkesempatan mengunjungi satu pantai berpasir di Pangkalan Bun. Umumnya pantai di pesisir selatan berlumpur seperti Pantai Kubu. Sejumlah kolega bercerita bahwa Tanjung Penghujan berpantai pasir yang bersih, berbeda dengan Pantai Kubu. Aku pernah berkunjung ke Pantai Kubu dua atau tiga kali. Belum pernah nyamperin Tanjung Penghujan. Lokasinya lebih jauh lagi dari Pantai Kubu sekitar 2 jam berkendara, di desa Teluk Bugam. Jalannya cukup sempit tapi beraspal, harus pelan-pelan jika berpapasan dengan mobil lain. Sejumlah ruas jalan rusak berat bak off road. Begitu tiba baru “ngeh” bahwa tempat tersebut memang sebuah tanjung, menjorok maju ke depan garis sejajar daratan. Pantainya memang berpasir bersih dan cerah. Sayangnya air lagi pasang saat sore hari sehingga pantainya tidak begitu terlihat. Konon terkadang ada turis bule bermain selancar saat musim ombak tinggi. Tanjung Penghujan tidak begitu luas, menurut perkiraanku sekitar belasan hektar. Banyak ditanami pepohonan seperti cemara atau pinus, entah pohon apa namanya. Tapi pasti sengaja ditanam untuk melindungi dari proses abrasi pantai di satu sisi pantai bahkan dipasang pelindung ombak dari beton. Di areal ujung tanjung ada sebuah bangunan cukup besar dari papan kayu berlantai dua. Sebuah hotel tanpa nama, di samping tergeletak papan selancar. Tidak jauh di belakangnya ada kompleks pemakaman kecil. Ada sebuah makam tua ukuran besar dengan tulisan yang memberi tahu bahwa di sini telah dimakamkan seorang nama Tiongha dan tiga kawannya pada tahub 1987. Konon mereka adalah penemu Tanjung Penghujan. Sayangnya boleh dikata tidak ada fasilitas publik di lokasi obyek wisata ini. Masih perlu banyak pengembangan, prospeknya sangat cerah. Terlebih jika master plan pembangunan airport umum terlaksana. Lokasi bakal calon airport tersebut tidak jauh dari Tanjung Penghujan. Pengembangan fasilitas transportasi udara, saat ini mengandalkan bandara Iskandar yang merupakan basis pangkalan udara TNI AU.

image

Hotel Tanjung Penghujan

image

Ujung Tanjung.

image

Bermain Pasir.

Goa Losan

30 Apr
image

Goa Losan

Beberapa hari yang lalu aku ada sempat jalan melewati goa losan, sebuah goa yang berada di Batu Butok kecamatan Muara Komam. Tepat siang hari saat berkendara dari Tanjung ke Tanah Grogot. Sudah pernah beberapa kali melewati Batu Butok menimbulkan penasaran tentang Goa Losan. Goa tersebut terletak di atas bukit yang terjal tipe perbukitan tanah kapur, jenis tanah yang secara alami menjadi habitat gua. Untuk mencapai mulut gua, kita harus mendaki anak tangga yang terjal. Lumayan membuat nafas terengah-engah, perlu istirahat sejenak setelah mencapi puncak anak tangga di depan mulut gua. Dari situ bisa memandang lembah dan sungai yang terhampar di depan gua. Meskipun tidak ada pengunjung yang lain, aku memberanikan masuk ke dalam gua. Tidak jauh masuk dari mulut gua, lorong terbagi dua, ke arah kiri dan kanan. Lorong ke kiri lebih menurun sedangkan lorong ke kanan lebih mendatar. Aku mencoba untuk menyusuri lorong sebelah kiri. Kondisi sudah gelap gulita, tidak ada seberkas cahaya sama sekali. Sebenarnya ada kabel listrik lampu penerangan dengan sejumlah titik lampu namun listrik tidak menyala. Aku menyusuri lorong gua dengan mengandalkan lampu flash ponsel. Cukup jauh masuk ke dalam, sekitar delapan puluh meter. Berhenti di ujung terakhir kabel listrik lampu. Tidak berani lebih jauh lagi karena cuma seorang diri, khawatir tersesat di labirin gua. Aku bergerak balik untuk menyusuri lorong sebelah kanan. Di bagian ini rata-rata lorongnya lebih besar dan cenderung datar. Sampai ujung kabel listrik terakhir pun masih ada kelelawar. Padahal di lorong kiri di ujung kabel listrik sudah tidak ada kelelawar. Mungkin karena curam menurun ke bawah, kelelawar tidak betah dengan keadaan semacam itu.
Puas menyusuri lorong gua, aku beranjak keluar gua. Berdiri di depan mulut gua sambil memandang jauh ke kelokan sungai dan lembah. Pemandangan cukup asri dan sejuk. Tapi sayang kondisi obyek wisata Goa Losan sudah memprihatinkan. Sampah bekas makanan dan minuman mulai berserak baik di anak tangga, mulut gua, bahkan di dalam lorong gua. Sungguh di sayangkan kebiasaan pengunjung membuang sampah sembarang masih melekat. Perlu dipoles dan ditata lebih jauh. Di bawah gua di pinggir jalan raya sudah berdiri sejumlah warung makanan dan sebuah toilet umum. Ini sudah merupakan kredit poin tersendiri dalam membentuk komunitas fisik. Ditambah skema promosi pasti bakal tokcer. Bagaimana pendapat anda.

image

Mulut Goa

image

View Landscape

image

Pemandangan di Dalam Goa Lorong Kiri.

image

Pemandangan di Dalam Goa Lorong Kanan.

%d blogger menyukai ini: