Arsip tag kapal perang Rusia

Admiral Panteleyev, Kapal Rudal Buru Selam Rusia Kelas Udaloy

25 Jan

Pekan kemarin Armatim AL Indonesia menerima kunjungan kehormatan sebuah gugus tugas Armada Pasifik AL Rusia selama 4 hari. Armada Pasifik bermarkas di pangkalan Vladivostok, wilayah timur jauh Rusia. Gugus tugas tersebut dipimpin oleh kapal rudal buru selam kelas Udaloy, Admiral Panteleyev. Sangat menarik, kapal-kapal AL Rusia semakin rajin menjalin hubungan dan kerjasama dengan AL Indonesia. Terutama semenjak dilancarkannya operasi gabungan internasional melawan perompakan di laut lepas Somalia. Ditambah rencana pembangunan pangkalan kapal perang dan marinir AS di Darwin Australia dan rencana pelabuhan pendukung armada AS di Filipina. Kapal perang Admiral Pantelyev sudah tidak asing bagi AL Indonesia. Kapal bernomor lambung 548 tersebut sudah beberapa melakukan kunjungan kehormatan dan bahkan latihan bersama anti-perompakan di perairan Makassar pada Mei 2011. Ada kesan agak miring terhadap latihan tersebut mengingat AL Rusia kurang serius dalam taktik dan prosedur penanggulangan perompakan. Padahal Admiral Panteleyev pernah dioperasikan Rusia di perairan Somalia dan menangkap puluhan perompak pada tahun 2009.

Admiral Panteleyev, Kapal Perang Rusia Kelas Udaloy (Foto: RIA Novosti)

Kapal Admiral Panteleyev merupakan kapal rudal buru selam kelas Udaloy I, berbeda dengan kapal perang kelas Udaloy II. Namun hingga kini baru satu unit kapal perang kelas Udaloy II yang dibangun. Udaloy sendiri ialah nama kapal perang pertama di kelasnya yang dibuat pada 1977 dan pensiun pada 1997. Rusia telah membuat kapal kelas Udaloy (Project 1155) sebanyak 12 unit tetapi 4 unit sudah pensiun. Kapal kelas Udaloy I berbobot penuh 7480 ton, panjang 163 meter, lebar 19 meter, draught  7,8 meter.Sanggup berlayar sejauh 10.500 mil laut pada kecepatan 14 knot. Kecepatan maksimum 54 knot yang digerakkan oleh 2 poros penggerak COGAG (Combined Gas Turbine And Gas Turbine) dengan 4 unit turbin gas. Awak kapal berjumlah 293 personel di mana kapal Baca lebih lanjut

%d bloggers like this: