Penjual ipad Ditangkap demi Penegakan Hukum?

3 Jul

Etalase ipad, Kapan Ditangkap?

Penuntutan hukum terhadap penjual ipad via bisnis online memicu pembicaraan yang ramai oleh warga mulai awal bulan ini. Penjual ipad, Dian (42 tahun) dan Randy (29 tahun), meringkuk di rumah tahanan Salemba Jakarta Pusat. Keduanya alumni ITB yang berjualan ipad secara online maupun COD (cash on delivery). Yudha kepergok pada 24 November 2010 saat menjual 2 unit ipad 3G Wifi 64GB dengan polisi yang menyamar sebagi pembeli di Citi Walk Tanah Abang. Randy kemudian juga ditangkap karena menyediakan 6 unit ipad 3G Wifi 16GB. Keduanya dijebloskan tahanan sejak 3 Mei. Mereka dijerat pelanggaran Pasal 62 ayat 1 juncto pasal 8 ayat 1 huruf J Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen karena dalam peralatan yang mereka jual tidak ada buku manual berbahasa Indonesia. Mereka juga dituduh melanggar Pasal 52 juncto pasal 32 ayat 1 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi karena iPad belum terkategori sebagai alat elektronik resmi di Indonesia. Ancaman hukuman seluruh pasal tersebut mencapai 5 tahun penjara.

Penangkapan itu adalah berita sangat positif bagi upaya penegakan hukum di Indonesia. Meski ipad belum resmi masuk namun barang ini sudah marak diperjualbelikan. Sesuatu yang tidak aneh di negeri ini. Jangankan ipad, mobil-mobil eksklusif dan mewah yang tidak memiliki ijin impor resmi pun bisa dibeli lewat jalur selundupan di Batam. Buku manual tampaknya sesuatu yang sederhana tapi ada filosofi yang sangat mendalam. Penduduk Indonesia adalah konsumen gadget yang sangat menggiurkan pangsa pasarnya bagi produsen gadget dunia. Di sinilah pemerintah berusaha memaksa produsen untuk lebih menghargai bangsa ini dengan kewajiban membuat manual book berbahasa Indonesia. Tidak sekedar Cuma meraup untung saja di Negeri ini. Beberapa tahu yang lalu, penulis merasa sedih saat beli kalkulator. Di kertas manualnya mencantumkan panduan dalam bahasa Inggris dan Eropa lainnya, China, Jepang, dan Thailand. Negeri sebesar ini masih kalah penghargaannya dari Thailand oleh produsen asing. Itu baru di produk elktronok sederhana, belum bila ditilik dari segi politik internasional. Apakah separah itu posisi bangsa Indonesia.

Di sisi lain upaya perlindungan konsumen juga harus ditegakkan. Ambil contoh beberapa waktu lalu RIM harus membuka kantor di Indonesia supaya dapat memberikan layanan purna jual produk blackberry, tidak sekedar jualan dan meraup untuk dari penduduk Indoensia. Di samping bisa sedikit menambah pekerjaan bagi warga Indoensia. Tidak perlu kasus ini dibesarkan-besarkan sampai menyeret opini pejabat politik, bikin makin keruh segala. Bahkan ada pengacara yang membanding-bandingkan dengan ipad SBY.

Namun di sisi lain seharusnya kepolisian tidak sampai di sini sajam tindakannya supaya terkesan tebang pilih. Atau sekedar gagal memeras penjual ipad illegal tersebut sehingga meneruskan kasusnya ke prosedur resmi berupa penuntutan hukum. Masih banyak pemain-pemain besar importir barang-barang selundupan. Kejar juga pegawai-pegawai bea cukai yang bertanggung jawab, aparat-aparat hukum yang sengaja melakukan pembiaran. Banyak produk-produk lainnya yang bermain di black market. Masa tidak malu sampai Kemenperindag sampai bikin iklan kampanye anti-barang selundupan di televisi. Berkaitan dengan kerugian sektor penerimaan negara, sektor tenaga kerja, perlindungan konsumen, dan sebagainya. Mudah-mudahan tidak berhenti di sini. Tengoklah di jalan-jalan, CD-CD film porno berceceran di trotoar, lagu-lagu dan karya seniman dibajak, software-software bajakan berjibun di mal-mal elektronik Jakarta. Padahal aturan perundang-undangan sudah jelas dan telah berlaku. Kenapa dari hulu hingga hilir tidak ditindak? Kemana hukum dan undang-undang itu semua? Apakah hanya untuk orang-orang lemah? Siapa yang akan menjawab pertanyaan-pertanyaan ini?

About these ads

4 Tanggapan to “Penjual ipad Ditangkap demi Penegakan Hukum?”

  1. mihta 6 Juli 2011 pada 5:30 PM #

    kasus ga penting di pentingin ,yg lebih penting dr itu apa kabar!!!!…….

    • cakidur 8 Juli 2011 pada 7:46 AM #

      Terus yang paling penting apa ya…?

  2. nini 6 Juli 2011 pada 5:33 PM #

    ipad samssung berapa harga nya

    • cakidur 8 Juli 2011 pada 7:50 AM #

      He..he.. tidak ada lho merk ipad samsung…adanya apple ipad atau samsung tab…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d bloggers like this: