Beras dan Gandum

8 Sep

Kejadian iklim yang tidak wajar telah terjadi di sepanjang tahun 2010. Kekeringan dan cuaca panas melanda Eropa bahkan temperatur hingga 45 derajat celcius melanda Rusia, penghasil gandum no.4 dunia. Bayangkan saja dalam situasi normal sepanas-panasnya udara Rusia pada musim panas adalah 24 derajat celcius. Terlebih pada musim dingin biasa minus di bawah nol derajat celcius. Faktor iklim Rusia bahkan menjadi salah satu faktor pendukung terhadap keberhasilan pasukan Rusia menahan gempuran Jerman pada PD II. Udara dingin menghambat dukungan gempuran udara bagi gerak maju pasukan lapis baja Jerman. Akibat suhu udara yang kelewat panas, kebakaran melanda hutan dan areal ladang gandum. Di belahan bumi lainnya, banjir besar telah melanda seperlima penduduk Pakistan, yang merupakan salah satu penghasil beras dunia. Untuk mencegah resiko pasokan pangan dalam negeri pemerintah Rusia telah memberlakukan larangan ekspor gandum dan menunda komitmen perdagangan gandum dengan negara-negara konsumen seperti Turki dan Mesir. Mereka harus mengalihkan impor gandumnya ke Australia atau AS yang notabene lebih mahal. Dampak langsung terhadap Indonesia memang tidak ada. Pasokan gandum negeri ini mayoritas berasal dari Australia dan AS, meskipun ada impor gandum Rusia yang berasal dari Turki. Namun akibatnya mendorong kenaikan harga komoditas gandum dunia yang juga menyeret kenaikan harga beras dunia. Gandum Rusia merupakan pasokan gandum lebih murah dunia dengan kadar protein lebih rendah sedangkan gandum asal Australia dan AS berharga lebih mahal dengan kandungan protein lebih tinggi. Satu hal riel telah terjadi, kerusuhan di Mapoto, Mozambiq, yang dipicu oleh kenaikan harga roti akibat melambungnya harga gandum. Kenaikan harga beras telah kita rasakan, sebesar siap kita mengantisipasinya sebagai negeri yang berswasembada beras?

About these ads

Satu Tanggapan to “Beras dan Gandum”

  1. azmidicky 16 Mei 2012 at 3:48 PM #

    gak ada defiinisi nya ,,,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d bloggers like this: