Selamat Hari Blogger Nasional

27 Okt

Hari ini adalah hari besar tidak resmi bagi pegiat penulis online Indonesia, Hari Blogger Nasional. Penetapan secara tidak tertulis pada tanggal 27 Oktober 2007 oleh Menkoinfo M. Nuh pada saat hadir pada acara Pesta Blogger 2007 di Blitz Megaplex Jakarta. Media blog pada saat itu memang sangat dominan untuk menunjukkan eksistensi dan aktualisasi diri di dunia maya. Kini terasa aktivitas blogging sangat menurun dibandingkan masa keemasannya pada tahun 2007. Terjadi migrasi media sosial digital ke facebook, twitter, instagram, dan whatsapp. Diiringi kapitalisasi pasar yang sangat kuat pada media sosial tersebut.
Blogger yang tersisa saat ini tinggal orang-orang yang memiliki bakat dan hobi menulis. Aku sendiri mulai aktif menjadi blogger mulai tahun 2009. Pertama kali mencoba fasilitas blog di blogger.com punya Google. Tidak lama kemudian mencicipi wordpress karena tidak puas dengan kustomisasi dan independensi platform di blogger.com. sangat tertarik dengan wordpress yang memiliki engine sendiri. Bahkan sempat sewa hosting wordpress di web hosting Yogya selama setahun untuk ujicoba. Lantas kembali ke wordpress.com guna menghemat ongkos ngeblog.
Ngeblog sendiri sebagai penyaluran syahwat menulis bagiku. Hobi menulis tumbuh mulai SMU dengan giat menulis esai di majalah dinding sekolah. Saat kuliah aku aktif di pers fakultas teknik alias jurnalis kampus. Selepas lulus kuliah, aktivitas menulis sempat mati suri hingga sinyal selular merambah ke pedalam Kalimantan Tengah pada tahun 2009 dengan sinyal GPRS. Sesuatu yang sangat mewah saat itu namun menghidupkan kembali aktivitas menulisku. Dulu untuk menulis blog harus pakai komputer yang terkoneksi internet via ponsel sebagai modem selular. Mulai dua tahun terakhir, kegiatan blogging cukup dilakukan via smartphone baik posting teks maupun foto. Contohnya artikel ini aku tulis pakai keyboard virtual pada layar sentuh ponsel Motorola Moto G dengan program aplikasi Google Keep. Kemudian saya share via aplikai WordPress untuk android. Semakin canggih zaman semakin mudah dan cepat untuk menulis. Namun sayangnya justru semakin canggih teknologi malahan semakin mengurangi intensitas blogging. Terbukti merosotnya aktivitas menulis blog dengan migrasi ke media sosial semacam facebook dan twitter.
Padahal di Indonesia aktivitas blogging masih cukup leluasa. Bandingkan nasib blogger di Rusia, RRC, dan Vietnam atau di Timteng. Mereka menghadapi intimidasi dan regulasi pemerintahan setempat yang sangat ketat dan keras. Maka, menulislah berbagai perihal yang bermanfaat dengan santun. Selamat Hari Blogger Nasional

Shared from Google Keep

Selamat Tahun Baru 1 Muharam 1436 Hijriyah

27 Okt

Maaf ketinggalan mengucapkan selamat tahun baru 1436 Hijriyah. Semoga Allah SWT memberikan penambahan iman dan ketaqwaan di tahun ini. Lebih baik di tahun kemarin, semoga ibadah juga semakin bergairah. Dijauhkan dari kemungkaran dan amalan jahiliyah. Ampunilah dosa-dosa kami ya Rab semesta alam. Mudah-mudahan kami masih bisa bermimpi yang indah dan barakah.

Shared from Google Keep

Jam Tangan dan Smartphone

26 Okt

Menurut hematku, industri jam terutama arloji menghadapi masa depan yang makin suram. Seiring penetrasi ponsel yang semakin terjangkau yang menjadi gadget wajib bagi setiap orang. Seperti halnya industri kamera di sektor kamera saku yang pangsa pasarnya tergerus oleh kehadiran smartphone dengan fitur kamera yang semakin bagus kualitas fotonya. Kini praktis produsen kamera fokus memperkuat segmen kamera DSLR dan membuka pangsa pasar baru dengan menciptakan kamera ILC mirrorless.
Kini bahkan dengan semakin murahnya feature phone yang menyasar segmen menengah ke bawah, otomatis mereka tidak lagi memerlukan arloji maupun jam weker. Kedua fungsi tersebut sudah tersemat di semua ponsel. Sebagian produsen jam justru mulai meniru apa yang dilakukan produsen ponsel dengan merilis smartwatch. Sebuah langkah integrasi terhadap smartphone, sebuah keniscayaan. Banyak sektor yang menyesuaikan diri kepada dominasi ponsel. Bahkan kamera kini juga merilis integrasi fungsi kontrol kamera dengan ponsel. Setingan praktis hingga viewfinder bisa dilakukan lewat smartphone secara nirkabel dengan bluetooth atau wifi. Produsen mainan robot edukasi Lego juga merilis brick Mindstorm EV3 yang menyediakan fitur integrasi dengan smartphone berbasis Android dan IOS.

Shared from Google Keep

See You My BB Belagio

26 Okt

Nasib apes kehilangan ponsel, padahal sudah berpikir akan memakai belagio hingga habis usia pakainya. Gak bakalan upgrade atau ganti hp. Berusaha hemat, tidak terlilit setan kredit. Namun apa bisa dikata, ponsel Blackberry Bellagio yang sehari
-hari aku pakai bekerja mencari nafkah telah raib. Mungkin terjatuh sewaktu berkendara sepeda motor ke kota Tanahgrogot sejauh 40 km. Dalam tempo dua hari aku harus segera memulihkan simcard dan ponsel bb supaya pekerjaan tidak terganggu, terutama bbm-an dan email. Meskipun kini ada android yang mampu menyediakan fitur bbm dan push email namun belum setara dengan blackberry. Terutama jika meng-handle beberapa akun email, organisasi dan manajemen email pada hanset blackberry ternyata lebih baik. Terlebih keypad fisiknya sangat andal. Namun sayangnya pamor blackberry makin hari semakin merosot.
Tidak menunggu lama, aku membeli secara kredit Blackberry Q10. Handset baru aku pulihkan data kontak dan sistem dari backup sistem dan data. Bayarnya angsur selama 6 bulan, kembali deh terlilit setan kredit. Namun syukurnya Q10 kinerja jauh lebih tangguh dibandingkan bellagio. Saya tambahkan fasilitas fb, wordpress, twitter, dan detikcom, masih anteng saja. Terbukti ketangguhan OS Blackberry 10, sangat jauh dibanding OS Blakberry 7. Meskipun secara hardware masih tidal ada apa-apanya dibandingkan android di kelas yang sama. Perlu diingat, hingga kini presiden Obama masih gemar memakai handset blackberry. Ini yang membuat penasaran banyak orang tatkalan dia menjabat pertama kali sebagai presiden AS.

Shared from Google Keep

Soto Ceker Samarinda

17 Okt

image

Kemarin seharian berada di Samarinda untuk review management. Baru dua kali ini aku menyambangi ibukota Kalimantan Timur ini. Untuk pertama kali dalam 3 bulan terakhir, aku mengalami diguyur hujan lebat. Ini karunia ilahi di tengah kemarau panjang diselimuti kabut asap yang menyengat. Di luar dugaan, aku bertemu dengan teman kuliah yang sudah lama tidak bertemu di Aston.Terakhir bertemu tahun 2002 sebelum dia lulus duluan, jadi sudah 12 tahun tidak pernah ketemu. Tapi dia masih ingat aku dan aku pun masih ingat. Dia adalah “kodok”, panggilan akrabnya. Kini bekerja di Trakindo, sudah manager dia, tinggal di Balikpapan. Aku berharap bisa menyambanginya nanti.

image

Tatkala malam beranjak larut, aku pulang kembali mengarah ke selatan. Mampir dulu sebentar mencari makan malam. Berhenti di depan warteg soto kikil dan ceker, Jl. Pangeran Antasari Samarinda. Memesan menu soto ceker, bagiku ini sepertinya belum pernah makan masakan ini. Setelah mencicipi, rasanya memang mantap, segar khas soto lamongan. Namun yummy karena ada ceker rebusnya, kenyal-kenyal nikmat. Sangat recommended untuk kategori soto ceker.

Shared from Google Keep

%d blogger menyukai ini: