Soto Ceker Samarinda

17 Okt

image

Kemarin seharian berada di Samarinda untuk review management. Baru dua kali ini aku menyambangi ibukota Kalimantan Timur ini. Untuk pertama kali dalam 3 bulan terakhir, aku mengalami diguyur hujan lebat. Ini karunia ilahi di tengah kemarau panjang diselimuti kabut asap yang menyengat. Di luar dugaan, aku bertemu dengan teman kuliah yang sudah lama tidak bertemu di Aston.Terakhir bertemu tahun 2002 sebelum dia lulus duluan, jadi sudah 12 tahun tidak pernah ketemu. Tapi dia masih ingat aku dan aku pun masih ingat. Dia adalah “kodok”, panggilan akrabnya. Kini bekerja di Trakindo, sudah manager dia, tinggal di Balikpapan. Aku berharap bisa menyambanginya nanti.

image

Tatkala malam beranjak larut, aku pulang kembali mengarah ke selatan. Mampir dulu sebentar mencari makan malam. Berhenti di depan warteg soto kikil dan ceker, Jl. Pangeran Antasari Samarinda. Memesan menu soto ceker, bagiku ini sepertinya belum pernah makan masakan ini. Setelah mencicipi, rasanya memang mantap, segar khas soto lamongan. Namun yummy karena ada ceker rebusnya, kenyal-kenyal nikmat. Sangat recommended untuk kategori soto ceker.

Shared from Google Keep

Pest Control, Keluwing dan Coro

17 Okt

Dua binatang yang berkembang biak dengan cepat dan masif. Di perumahan perusahaan sebelumnya, kecoa adalah hewan berkeliaraan utama tatkala malam. Senantiasa aku siagakan baygon semprot aerosol untuk membasmi kecoa yang berkeliaran di rumah pada malam hari. Anehnya seperti tidak ada habis kecoa berkeliaraan di rumah. Padahal hampir dipastikan, kecoa yang disemprot pasti mati. Suatu saat malam, aku keliling rumah menceri sumber dan sarang kecoa. Hmm, ternyata mereka keluar dari celah-celah septic tank.
Beberapa tahun kemudian, aku dimutasi ke Kaltim. Pest control di sini yang harus aku kendalikan adalah keluwing. Banyak sekali populasinya, keluarnya saat mendekati tengah malam. Mereka menyukai tempat lembab di celah tanah maupun sisa tumbuhan yang mati. Baru ketahuan setelah tengah malam keliling rumah. Banyak sekali sarang-sarang mereka. Sebelumnya hanya aku semprot dengan baygon spray jika mereka masuk ke dalam rumah. Kini aku harus melakukan pre-emptive strike dengan menyemprot mereka di sarangnya. Supaya lebih irit tidak pakai baygon tapi minyak tanah. Menggunakan tabung sprayer kapasitas 2 liter.

Shared from Google Keep

Upacara Bendera HUT RI Ke-69

17 Agu

image

Untuk kesekian kalinya aku mengikuti upacara bendera, memperingati kemerdekaan bangsa Indonesia dari penjajahan Belanda. Mudah-mudahan kami masih bisa mempertahankannya, tidak diperbudak negara asing. Apalagi diperbudak oleh pemimpin-pemimpin negeri kami sendiri. Allahu Akbar… Merdeka… Merdeka…. Merdeka…

Shared from Google Keep

Balada Angkatan Laut Filipina di Spratly

16 Agu

Sebagai negara maritim, bangsa Indonesi harus memiliki kebanggaan terhadap laut dan kekayaan yang terkandung di dalamnya baik yang di tengah maupun di pinggiran perbatasan wilayah laut. Sekedar kebanggaan dan kepedulian saja tidak cukup. Harus disertai dengan kekuatan maritim yang disegani kawan dan lawan. Tidak usah jauh-jauh, tengok saja konflik kawasan Laut China Selatan. Terlihat gap yang sangat jauh antara kekuatan angkatan laut RRC dengan negara-negara lainnya yang saling mengklaim kawasan kepulauan Paracel dan Spratly. Tidak heran dulu dengan mudah AL RRC dengan mudah mengalahkan AL Vietnam dalam pertempuran memperebutkan kepulauan Paracel. Kini bahkan kekuatan maritim RRC sangat mendominasi di kawasan kepulauan Spratly. Vietnam dan Filipina bergegas membangun armada AL dengan pengadaan alutsista modern meskipun terlambat. Apalagi Filipina yang paling inferior, nasib angkatan lautnya sangat memprihatinkan. Tidak memiliki pesawat tempur jet maupun frigat modern. Hanya 2 kapal perang kelas Oliver Perry bekas dari AS dengan hanya bersenjata meriam. Ibarat macan ompong tanpa taring dan kuku. Terenyuh membaca kondisi mengenaskan marinir Filipina yang bertugas menjaga kehadiran mereka di kawasan kepulauan Spratly. Di satu sisi RRC tengah memperkuat kehadirannya dengan mendirikan sejumlah rig dan berusaha membangun landasan pesawat terbang. Di sisi lain Filipina hanya sekedar mengkandaskan sebuah kapal perang tua, kapal Sierra Madre. Rongsokan kapal perang AL Filipina tersebut dikandaskan di gugusan karang Second Thomas terletak di kawasan kepulauan Spratly sebelah barat Filipina. Ada satu detasemen marinir yang ditambatkan di situ untuk menunjukkan kehadiran Filipina di kawasan sengketa. Ironisnya untuk keluar masuk ke tempat tersebut harus menembus blokade angkatan laut RRC yang terlihat sangat perkasa. Marinir Filipina bertahan di situ kapal Sierra Madre tanpa perlindungan kapal perang maupun pesawat tempur angkatan bersenjata Filipina. Mereka berharap lebih kepada dukungan Amerika Serikat dan Jepang untuk menghadapi RRC dalam konflik Laut China Selatan.
Pelajaran di atas tentu memberikan hikmah bagi kita semua.

Shared from Google Keep

Pelindung anti gores sekaligus cermin

15 Agu

Sejak menggunakan smartphone, sudah beberapa kali memakai screen protector atau pelindung layar ponsel anti gores. Pertama kali, jenis anti gores yang dipakai model normal, bening transparan. Beberapa kali gonta-ganti anti gores hingga muncul model gelap. Kemudian muncul model anti intip, tidak terlihat jika dilihat dari samping. Terakhir model cermin, ini yang terakhir aku pasang di ponsel BB Belagio. Ternyata cerminnya memberi manfaat betul sebagai cermin. Sewaktu aku merawat anakku yang sakit di rumah sakit, suatu hari tiba waktunya untuk bercukur kumis dan jenggot. Pisau cukur sudah dibeli tapi di kamar mandi ruang opname tidak dilengkapi dengan cermin. Alhasil aku memakai layar ponsel BB Bellagio yang kulengkapi dengan anti-gores model cermin sebagai kaca cermin. Benar-benar berfungsi sebagai cermin!

Shared from Google Keep

%d blogger menyukai ini: